Sub Menu Utama
- PB PERCASI
- FIDE
- Alexandra Kosteniuk
- Judit Polgar
- Susan Polgar
- Natalia Pogonina
- Bobby Fischer
- Viswanathan Anand
- Vladimir Kramnik
- Potret Catur
- Magus Carlsen
- Elo Rating Dunia
- Komputer Catur
- The Week in Chess
- Asian-Chess
- ChessBase
- Chessdom
- Chess Informant
- Chess Internasional
- World Chess Network
- American Chess
- Chess Ebook
- Chess-Results
- Ensiklopedia Catur
- Majalah
- Kramnik vs Aronian
- Medina Warda Aulia
- Galery Catur INA
- Belajar Kalkulasi
- Negara Catur Terkuat Mei 2012
- Database Catur INA
- Website Resmi Kejuaraan Dunia 2012
- Chess News
- Malaysia Chess
- Mate In Moscow
- World Rapid & Blitz 2012
- 2012 Lev Polugaevsky Memorial Web
- 2012 Turkish Chess League Web
- Insan Olahraga
- Pekan Olahraga Aceh 2014
- Kejuaraan Dunia 2014
teks berjalan
Kamis, 26 Mei 2016
Minggu, 01 Mei 2016
PERHITUNGAN TIE-BREAK DIRECT ENCOUNTER YANG SALAH KAPRAH PADA PROGRAM PAIRING SWISS MANAGER SERTA KASUS PERHITUNGAN TIE-BREAK BUCHHOLZ PADA KEJURNAS CATUR KE-45
| Bunawan,IA,IO |
Pada Kejurnas Catur ke 45 yang berlangsung dari tanggal 29 Oktober-3 November 2015 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, pada kelompok Senior Putra terjadi 4 pecatur memiliki nilai 9 MP. Untuk menentukan peringkat maka digunakan Tie-Break untuk memastikan siapa yang berhak menyandang gelar juara nasional.
Tie-Break pertama yang digunakan adalah Direct encounter.
Hasil Tie-Break Direct encounter ke-4 pemain dapat di lihat pada tabel di bawah ini.
Tie-Break pertama yang digunakan adalah Direct encounter.
Hasil Tie-Break Direct encounter ke-4 pemain dapat di lihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 1. Pertemuan Antar Pemain
Sean Tirta Susanto Farid
Sean 0,5 1 1
Tirta 0,5 0
Susanto 0 1 0,5
Farid 0 0,5
Sean Tirta Susanto Farid
Sean 0,5 1 1
Tirta 0,5 0
Susanto 0 1 0,5
Farid 0 0,5
Tampak dari tabel di atas , Farid tidak ketemu Tirta selama pertandingan 11 babak ber
langsung, Pertanyaannya: apakah Tie-Break Direct Encounter ini tidak berlaku atau digugurkan dalam kasus di atas?
Untuk menjawab hal ini, mari kita lihat aturan Tie-Break Direct Encounter yang dapat diunduh dari FIDE Competition Rules Annex 3: Tie-Break Regulations yang berbunyi:
langsung, Pertanyaannya: apakah Tie-Break Direct Encounter ini tidak berlaku atau digugurkan dalam kasus di atas?
Untuk menjawab hal ini, mari kita lihat aturan Tie-Break Direct Encounter yang dapat diunduh dari FIDE Competition Rules Annex 3: Tie-Break Regulations yang berbunyi:
“If all the tied players have met each other, the sum of points from these encounters is used. The player with the highest score is ranked number 1 and so on. If some but not all have played each other, the player with a score that could not be equalled by any other player (if all such games had been played) is ranked number 1 and so on”.
Terjemahan dari bunyi aturan ini adalah:
“Jika semua pemain mempunyai sekor yang sama di dalam kelompok nilainya sudah saling ketemu semuanya, maka jumlah nilai dari pertemuan mereka dijumlahkan. Pemain yang memperoleh sekor tertinggi berada di peringkat 1 dan seterusnya. Jika beberapa pemain akan tetapi tidak semua pemain saling ketemu di dalam kelompok nilai yang sama, maka pemain dengan sekor yang tidak dapat disamai oleh pemain lainnya (seandainya semua partai sudah dimainkan) diberi peringkat 1 dan seterusnya”.
Berdasarkan aturan di atas, walaupun Tirta dan Farid tidak pernah ketemu, perhitungan Tie-break Direct Encounter masih bisa dilakukan. Jumlah Sekor Sean Winshand tertinggi, yakni 2,5 berada di peringkat 1, di peringkat selanjutnya adalah Susanto dengan sekor 1,5. Tampak pada Tabel 1, seandainya Tirta atau Farid saling ketemu, maka jumlah sekor yang dikumpulkan Tirta atau Farid hanya 1,5 MP tidak bisa menyamai sekor Sean Winshand.
Kesimpulan dari perhitungan Tie-Break Direct Encounter dalam kasus ini perlu diberlakukan, sehingga tidak harus berlanjut ke Tie-Break selanjutnya.
Kesimpulan dari perhitungan Tie-Break Direct Encounter dalam kasus ini perlu diberlakukan, sehingga tidak harus berlanjut ke Tie-Break selanjutnya.
Sepanjang pengamatan saya untuk Tie-Break Direct Encounter, kalau hanya ada 3 pemain yang sekornya sama di dalam kelompok nilainya, hampir tidak ada masalah. Akan tetapi, kalau ada 4 pemain atau lebih, maka kita bisa salah menafsirkan atau salah kaprah dalam memahami Tie-Break Direct Encounter ini.
Kembali pada kasus di atas, mengapa Program Pairing Swiss Manager memberikan hasil yang berbeda untuk kasus ini, hasil keluaran Swiss Manager untuk Tie-Break Direct Encounter tidak berlaku.
Di sini kemungkinan besar pembuat Program Pairing Swiss Manager, Heinz Herzog, tidak menafsirkan pengertian aturan Tie-Break Direct Encounter ini secara menyeluruh dan komprehensif. Untuk itu, dalam waktu dekat saya akan mencoba menyurati beliau dengan contoh kasus ini, agar tidak menimbulkan ambigu dan salah tafsir serta membingungkan kita semua. Saya kira tidak hanya Heinz Herzog saja hampir kebanyakan Wasit Papan Atas (Top Level) juga bisa salah tafsir.
Di sini kemungkinan besar pembuat Program Pairing Swiss Manager, Heinz Herzog, tidak menafsirkan pengertian aturan Tie-Break Direct Encounter ini secara menyeluruh dan komprehensif. Untuk itu, dalam waktu dekat saya akan mencoba menyurati beliau dengan contoh kasus ini, agar tidak menimbulkan ambigu dan salah tafsir serta membingungkan kita semua. Saya kira tidak hanya Heinz Herzog saja hampir kebanyakan Wasit Papan Atas (Top Level) juga bisa salah tafsir.
Sekarang kita lihat kasus Tie-Break kedua yaitu Buchholz dengan variabel Virtual Point.
Sekarang kita hitung Buchholz Sean. Untuk itu kita lihat tabel 2 lawan-lawan Sean.
Karena di babak 1 Sean dapat forfeit ( lawannya Alhuda tidak pernah hadir selama Ke
jurnas berlangsung ), maka nilai Buchholz Sean dikoreksi dengan menggunakan
Sekarang kita hitung Buchholz Sean. Untuk itu kita lihat tabel 2 lawan-lawan Sean.
Karena di babak 1 Sean dapat forfeit ( lawannya Alhuda tidak pernah hadir selama Ke
jurnas berlangsung ), maka nilai Buchholz Sean dikoreksi dengan menggunakan
Rumus Svon = SpR + ( 1 - SfpR ) + 0,5 x ( n - R )
Svon = Sekor Virtual
SpR = Sekor pemain P sebelum babak R
SfpR = Sekor pemain P yang mendapat forfeit pada pada babak R
n = Jumlah babak yang sudah selesai.
R = Babak ketika pemain mendapat forfeit atau Bye.
SpR = Sekor pemain P sebelum babak R
SfpR = Sekor pemain P yang mendapat forfeit pada pada babak R
n = Jumlah babak yang sudah selesai.
R = Babak ketika pemain mendapat forfeit atau Bye.
Tabel 2. Lawan-lawan Sean
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Alhuda 0 +
2 I Wayan Ekananta 2,5 1
3 Kasmiran, FM 6 1
4 Hamdani Rudin, FM 7,5 1
5 Susanto Megaranto, GM 9 1
6 Pitra Andika, FM 8 0
7 Farid Firmansyah, IM 9 1
8 Tirta Chnadra, IM 9 0,5
9 Ronny Gunawan, IM 8 1
10 Zulkhairi 8 1
11 Anjas Novita, FM 8 0,5
1 Alhuda 0 +
2 I Wayan Ekananta 2,5 1
3 Kasmiran, FM 6 1
4 Hamdani Rudin, FM 7,5 1
5 Susanto Megaranto, GM 9 1
6 Pitra Andika, FM 8 0
7 Farid Firmansyah, IM 9 1
8 Tirta Chnadra, IM 9 0,5
9 Ronny Gunawan, IM 8 1
10 Zulkhairi 8 1
11 Anjas Novita, FM 8 0,5
Dalam hal ini Sean disini adalah pemain P. Sebelum babak 1 sekor SpR Sean
adalah 0. Sekor Sean di babak 1 adalah SfpR adalah 1 dan n = 11.
Dalam babak 1 Sean dianggap tidak bermain melawan Alhuda, akan tetapi bermain
dengan lawan Virtual. Sekor dari lawan Virtual pada akhir turnamen adalah :
Svon = Sp R + ( 1 - Sfp R ) + 0,5 x ( n - R )
= 0 + ( 1 - 1 ) + 0,5 x ( 11 - 1 ) = 5
Sekor Virtual di babak 1 inilah yang digunakan untuk menghitung nilai Buchholz Sean.
Lawan Sean di babak 2 adalah I Wayan Ekananta yang ternyata di babak 10 dan 11
tidak hadir sehingga kalah forfeit masing-masing dari Musawir dan Akhmad Nuh.
Kedua pemain ini merupakan lawan tidak langsung dari Sean. Untuk keperluan perhi
tungan nilai Buchholz Sean, maka I Wayan Ekananta dianggap remis sehingga I Wayan
mendapat nilai 0,5 di babak 10 dan di babak 11 bukan 0, sehingga sekor I Wayan untuk
kepentingan perhitungan Buchholz Sean adalah 2,5 + 0,5 + 0,5 = 3,5 dan bukan 2,5.
Tabel 3 : Lawan-lawan I Wayan Ekananta
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Nasib Ginting 8 1
2 Sean Winshand 9 0
3 Surya Wahyudi 6 0,5
4 M. Yunus 4 0
5 Yardian SPd. 4 1
6 Masruri Rahman 7 0
7 Ardiansyah, MP 6,5 0
8 John Nuds 5,5 0
9 Timi Arnobus Ello 5,5 0
10 Musawir 2,5 -
11 Akhmad Nuh 3,5 -
adalah 0. Sekor Sean di babak 1 adalah SfpR adalah 1 dan n = 11.
Dalam babak 1 Sean dianggap tidak bermain melawan Alhuda, akan tetapi bermain
dengan lawan Virtual. Sekor dari lawan Virtual pada akhir turnamen adalah :
Svon = Sp R + ( 1 - Sfp R ) + 0,5 x ( n - R )
= 0 + ( 1 - 1 ) + 0,5 x ( 11 - 1 ) = 5
Sekor Virtual di babak 1 inilah yang digunakan untuk menghitung nilai Buchholz Sean.
Lawan Sean di babak 2 adalah I Wayan Ekananta yang ternyata di babak 10 dan 11
tidak hadir sehingga kalah forfeit masing-masing dari Musawir dan Akhmad Nuh.
Kedua pemain ini merupakan lawan tidak langsung dari Sean. Untuk keperluan perhi
tungan nilai Buchholz Sean, maka I Wayan Ekananta dianggap remis sehingga I Wayan
mendapat nilai 0,5 di babak 10 dan di babak 11 bukan 0, sehingga sekor I Wayan untuk
kepentingan perhitungan Buchholz Sean adalah 2,5 + 0,5 + 0,5 = 3,5 dan bukan 2,5.
Tabel 3 : Lawan-lawan I Wayan Ekananta
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Nasib Ginting 8 1
2 Sean Winshand 9 0
3 Surya Wahyudi 6 0,5
4 M. Yunus 4 0
5 Yardian SPd. 4 1
6 Masruri Rahman 7 0
7 Ardiansyah, MP 6,5 0
8 John Nuds 5,5 0
9 Timi Arnobus Ello 5,5 0
10 Musawir 2,5 -
11 Akhmad Nuh 3,5 -
9 lawan Sean semuanya tidak ada yang menang atau kalah forfeit sehingga nilai
Buchhloz Sean = ( 5 ) + ( 3,5 ) + 6 + 7,5 + 9 + 8 + 9 + 9 + 8 + 8 + 8 = 81.
Perhitungan nilai Buchholz Tirta Chandra. Lihat Tabel 4
Buchhloz Sean = ( 5 ) + ( 3,5 ) + 6 + 7,5 + 9 + 8 + 9 + 9 + 8 + 8 + 8 = 81.
Perhitungan nilai Buchholz Tirta Chandra. Lihat Tabel 4
Tabel 4 : Lawan-lawan Tirta Chandra.
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Said Al Hadad 4,5 1
2 Rahmatullah Noor 6,5 1
3 Hans Pusung 7 0,5
4 Hendra Supriadi 6 1
5 Jamaludin 7 1
6 Khairul Anam 7 1
7 Pitra Andika 8 1
8 Sean Winshand, IM 9 0,5
9 Dede Liu, IM 8 1
10 Irwanto Sadikin, IM 8,5 1
11 Susanto Megaranto, IM 9 0
Disini ada 4 lawan Tirta yang perlu dikoreksi untuk nilai perhitungan Buchholz nya
Pada babak 1 Tirta ketemu Said Al Hadad yang di babak 11 tidak hadir sehingga
kalah forfeit. Lihat Tabel 5 lawan-lawan Said Al Hadad.
Pada babak 1 Tirta ketemu Said Al Hadad yang di babak 11 tidak hadir sehingga
kalah forfeit. Lihat Tabel 5 lawan-lawan Said Al Hadad.
Tabel 5 : Lawan-lawan Said Al Hadad
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Tirta Chandra, IM 9 0
2 Elly Bala 5 1
3 Rahman Arif 4 1
4 Arthur Paat 7 1
5 Farid Firmansyah, IM 9 0
6 Irwan Mahdi 6 0
7 Suyud Hartoyo 6,5 0
8 Hadianor 6 0,5
9 M. Yunus 4 1
10 Japarudin 5,5 0
11 Suwito 5,5 -
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Tirta Chandra, IM 9 0
2 Elly Bala 5 1
3 Rahman Arif 4 1
4 Arthur Paat 7 1
5 Farid Firmansyah, IM 9 0
6 Irwan Mahdi 6 0
7 Suyud Hartoyo 6,5 0
8 Hadianor 6 0,5
9 M. Yunus 4 1
10 Japarudin 5,5 0
11 Suwito 5,5 -
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta, maka Said Al Hadad dianggap remis
sehingga Said Al Hadad mendapat nilai 0,5 di babak 11 bukan 0. Oleh karena itu sekor
Said Al Hadad untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta adalah 4,5 + 0,5 = 5.
sehingga Said Al Hadad mendapat nilai 0,5 di babak 11 bukan 0. Oleh karena itu sekor
Said Al Hadad untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta adalah 4,5 + 0,5 = 5.
Kemudian di babak 4 Tirta ketemu Hendra Supriadi yang di babak 11 tidak hadir
sehingga kalah forfeit. Lihat Tabel 6 lawan-lawan Hendra Supriadi.
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta , maka Hendra Supriadi dianggap remis
sehingga Hendra Supriadi mendapat nilai 0,5 di babak 11 bukan 0. Oleh karena itu untuk
kepentingan perhitungan Buchholz Tirta, sekor Hendra Supriadi adalah 6 + 0,5 = 6,5.
sehingga kalah forfeit. Lihat Tabel 6 lawan-lawan Hendra Supriadi.
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta , maka Hendra Supriadi dianggap remis
sehingga Hendra Supriadi mendapat nilai 0,5 di babak 11 bukan 0. Oleh karena itu untuk
kepentingan perhitungan Buchholz Tirta, sekor Hendra Supriadi adalah 6 + 0,5 = 6,5.
Tabel 6 :
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Dedi Iskandar 5 0,5
2 M. Pasaribu 4,5 1
3 Alsera Dacorta 4,5 1
4 Tirta Chandra 9 0
5 Luthfi 6 1
6 Emas Fajar Fatih 6 0
7 Marzuki Tarigan 6 1
8 Eri Purnama 6 0,5
9 Heri Kurniawan 5 1
10 Ruslan Hamba 8 0
11 Sunardi Sadeli 7 -
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Dedi Iskandar 5 0,5
2 M. Pasaribu 4,5 1
3 Alsera Dacorta 4,5 1
4 Tirta Chandra 9 0
5 Luthfi 6 1
6 Emas Fajar Fatih 6 0
7 Marzuki Tarigan 6 1
8 Eri Purnama 6 0,5
9 Heri Kurniawan 5 1
10 Ruslan Hamba 8 0
11 Sunardi Sadeli 7 -
Di babak 5 Tirta ketemu Jamaludin yang di babak 1 ketemu Agus Susanto yang tidak
hadir, sehingga Jamaludin menang forfeit atau bye.
hadir, sehingga Jamaludin menang forfeit atau bye.
Tabel 7 : Lawan-lawan Jamaludin.
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Agus Susanto 0 +
2 Novi Hitian Bessy 4 1
3 Awang Wahono, IM 7,5 0,5
4 Nasib Ginting, IM 8 1
5 Tirta Chandra P, IM 9 0
6 Susanto Megaranto, GM 9 0
7 Edy Endullah 5,5 1
8 Kaharudin Mokoginta 7 0,5
9 Amli, MP 5 1
10 Ronny Gunawan, IM 8 0
11 Emas Fajar Fatih 6 1
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Agus Susanto 0 +
2 Novi Hitian Bessy 4 1
3 Awang Wahono, IM 7,5 0,5
4 Nasib Ginting, IM 8 1
5 Tirta Chandra P, IM 9 0
6 Susanto Megaranto, GM 9 0
7 Edy Endullah 5,5 1
8 Kaharudin Mokoginta 7 0,5
9 Amli, MP 5 1
10 Ronny Gunawan, IM 8 0
11 Emas Fajar Fatih 6 1
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta, dianggap Jamaludin remis dengan
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Jamaludin yang dipakai untuk
menghitung nilai Buchholz Tirta adalah 7- 0,5 = 6,5
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Jamaludin yang dipakai untuk
menghitung nilai Buchholz Tirta adalah 7- 0,5 = 6,5
Di babak 8 Tirta ketemu Sean Winshand yang mendapat bye di babak 1, melawan
Alhuda ( Lihat Tabel 1 ). Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta, dianggap Sean
remis dengan lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Sean yang dipakai
untuk menghitung nilai Buchholz Tirta adalah 9 -0,5 = 8,5.
Alhuda ( Lihat Tabel 1 ). Untuk keperluan perhitungan Buchholz Tirta, dianggap Sean
remis dengan lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Sean yang dipakai
untuk menghitung nilai Buchholz Tirta adalah 9 -0,5 = 8,5.
7 lawan Tirta sisanya tidak ada yang menang atau kalah forfeit, sehingga nilai Buchholz
Tirta = (5) + 6,5 + 7 + (6,5) + (6,5) + 7 + 8 + (8,5) + 8 + 8,5 + 9 = 80,5.
Tirta = (5) + 6,5 + 7 + (6,5) + (6,5) + 7 + 8 + (8,5) + 8 + 8,5 + 9 = 80,5.
Perhitungan niai Buchholz Susanto :
Ada 5 lawan Susanto yang perlu dikoreksi nilai Buchholznya.
Di babak 1 Susanto ketemu Marihot Sinaga yang tidak hadir di babak 2, 8, 9, 10 dan 11
sehingga Marihot Sinaga kalah forfeit. Lihat Tabel 8, lawan-lawan Marihot Marihot Sinaga.
Ada 5 lawan Susanto yang perlu dikoreksi nilai Buchholznya.
Di babak 1 Susanto ketemu Marihot Sinaga yang tidak hadir di babak 2, 8, 9, 10 dan 11
sehingga Marihot Sinaga kalah forfeit. Lihat Tabel 8, lawan-lawan Marihot Marihot Sinaga.
Tabel 8 : Lawan-lawan Jamaludin.
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Susanto Megaranto 9 0
2 David Sihaloho 5 -
3 Elly Bala 5 1
4 Danang Wahyudianto 3 0
5 Akhmad Nuh 3,5 1
6 Rahman Arif 4 1
7 Susanto Megaranto 6 0
8 Faisal Ali 5 -
9 Andi Muhdar' 4 -
10 Yerobeam L. Mdoy 4,5 -
11 Imanuellia Ali 3 -
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Susanto Megaranto 9 0
2 David Sihaloho 5 -
3 Elly Bala 5 1
4 Danang Wahyudianto 3 0
5 Akhmad Nuh 3,5 1
6 Rahman Arif 4 1
7 Susanto Megaranto 6 0
8 Faisal Ali 5 -
9 Andi Muhdar' 4 -
10 Yerobeam L. Mdoy 4,5 -
11 Imanuellia Ali 3 -
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, maka Marihot Sinaga dianggap remis
di babak 2, 8, 9, 10 dan 11 sehingga sekor Marihot Sinaga untuk keperluan perhitungan
Susanto adalah 3 + 2,5 = 5,5.
di babak 2, 8, 9, 10 dan 11 sehingga sekor Marihot Sinaga untuk keperluan perhitungan
Susanto adalah 3 + 2,5 = 5,5.
Di babak 5 Susanto ketemu Sean Winshand yang dibabak 1 menang forfeit atau bye
atas Alhuda lihat Tabel 2.
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, Sean Winshand dianggap remis dengan
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Sean yang dipakai untuk menghitung
nilai Buchholz Susanto adalah 9 - 0,5 = 8,5.
atas Alhuda lihat Tabel 2.
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, Sean Winshand dianggap remis dengan
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Sean yang dipakai untuk menghitung
nilai Buchholz Susanto adalah 9 - 0,5 = 8,5.
Di babak 6 Susanto ketemu Jamaludin yang di babak 1 menang forfeit atau bye atas
Agus Susanto. Lihat Tabel 6. Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, dianggap
Jamaludin remis dengan lawan Virtual di babak 1 sehingga sekor Buchholz Jamaludin
yang dipakai untuk menghitung nilai Buchholz Susanto adalah 7 - 0,5 = 6,5.
Agus Susanto. Lihat Tabel 6. Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, dianggap
Jamaludin remis dengan lawan Virtual di babak 1 sehingga sekor Buchholz Jamaludin
yang dipakai untuk menghitung nilai Buchholz Susanto adalah 7 - 0,5 = 6,5.
Di babak 8 Susanto ketemu Suhendra yang tidak hadir di babak 1 dan 11 sehingga
Suhendra kalah forfeit. Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, maka Suhendra
dianggap remis di babak 1 dan 11 sehingga sekor Suhendra untuk keperluan perhitungan
Susanto adalah 5,5 + 0,5 + 0,5 = 6,5 . Lihat tabel 9.
Suhendra kalah forfeit. Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, maka Suhendra
dianggap remis di babak 1 dan 11 sehingga sekor Suhendra untuk keperluan perhitungan
Susanto adalah 5,5 + 0,5 + 0,5 = 6,5 . Lihat tabel 9.
Tabel 9 :
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Miftahurrahman 6 -
2 Andi Muhdar 4 0,5
3 Jimmy Aruolus Ello 5,5 1
4 Didik Widiarso 6,5 1
5 M. Said Hamid 5,5 1
6 Achmad Raihan 7 1
7 Surya Wahyudi 6 1
8 Susanto Megaranto, GM 9 0
9 Cerdas Barus, GM 7 0
10 Fachrul Roji 7 0
11 Michael Owen' 6,5 -
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Miftahurrahman 6 -
2 Andi Muhdar 4 0,5
3 Jimmy Aruolus Ello 5,5 1
4 Didik Widiarso 6,5 1
5 M. Said Hamid 5,5 1
6 Achmad Raihan 7 1
7 Surya Wahyudi 6 1
8 Susanto Megaranto, GM 9 0
9 Cerdas Barus, GM 7 0
10 Fachrul Roji 7 0
11 Michael Owen' 6,5 -
Di babak 9 Susanto bertemu Hudallah yang mendapat bye di babak 1 karena lawannya
Maryono tidak hadir. Lihat Tabel 10.
Tabel 10 :
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Maryono 0 +
2 Endy Endullah 5,5 1
3 Suwito 5,5 1
4 Pitra Andhika 8 0
5 Anderson Harun 5,5 0
6 Heri Siregar 6 1
7 Fandi 5,5 1
8 Andi Ballado 6 1
9 Susanto Megaranto 9 0
10 Emas Fajar Fatih 6 1
11 Dede Liu 8 0
Maryono tidak hadir. Lihat Tabel 10.
Tabel 10 :
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Maryono 0 +
2 Endy Endullah 5,5 1
3 Suwito 5,5 1
4 Pitra Andhika 8 0
5 Anderson Harun 5,5 0
6 Heri Siregar 6 1
7 Fandi 5,5 1
8 Andi Ballado 6 1
9 Susanto Megaranto 9 0
10 Emas Fajar Fatih 6 1
11 Dede Liu 8 0
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Susanto, maka Hudallah dianggap remis dengan
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Hudallah yang dipakai untuk menghi-
tung nilai Buchholz Susanto adalah 7 - 0,5 = 6,5.
Nilai Buchholz Susanto = (5,5) + 7 + 9 + 7 + (8,5) + (6,5) +7,5 + (6,5) + (6,5) + 7 + 9 = 80
lawan Virtual di babak 1, sehingga sekor Buchholz Hudallah yang dipakai untuk menghi-
tung nilai Buchholz Susanto adalah 7 - 0,5 = 6,5.
Nilai Buchholz Susanto = (5,5) + 7 + 9 + 7 + (8,5) + (6,5) +7,5 + (6,5) + (6,5) + 7 + 9 = 80
Perhitungan Tie-Break Farid Firmansyah :
Ada 3 lawan Farid yang nilai Buchholz nya perlu dikoreksi.
Lawan Farid di babak 1 Michael Owen yang menang bye di babak 7 dan 11. Lihat tabel
Ada 3 lawan Farid yang nilai Buchholz nya perlu dikoreksi.
Lawan Farid di babak 1 Michael Owen yang menang bye di babak 7 dan 11. Lihat tabel
Tabel 11 :
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Farid Firmansyah, IM 9 0
2 Tomi Syafar 4 0,5
3 Robert 6 1
4 Godam Eka 7 0,5
5 Joko Purbowo 7 0,5
6 Usman 5 0,5
7 Jauhari 4 +
8 Anasrullah 7 1
9 Muhammad Johan 7 0
10 Hendry Gere 6 0,5
11 Suhendra, IM 5,5 +
Rd. N a m a Pts. Hasil
1 Farid Firmansyah, IM 9 0
2 Tomi Syafar 4 0,5
3 Robert 6 1
4 Godam Eka 7 0,5
5 Joko Purbowo 7 0,5
6 Usman 5 0,5
7 Jauhari 4 +
8 Anasrullah 7 1
9 Muhammad Johan 7 0
10 Hendry Gere 6 0,5
11 Suhendra, IM 5,5 +
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Farid, dianggap Michael Owen remis dengan
lawan Virtual di babak 7 dan 11, sehinggasekor Buchholz Michael Owen yang dipakai
untuk menghitung nilai Buchholz Farid adalah 6,5 - 0,5 - 0,5 = 5,5.
Di babak 5 Farid ketemu Said Al Hadad yang tidak hadir di babak 11. sehingga Said
Al Hadad kalah forfeit ( Lihat Tabel 5 ),
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Farid, maka Said Al Hadad di anggap remis
di babak 11. Sehingga sekor Said untuk keperluan perhitungan nilai Buchholz Farid ada
lah 4,5 + 0,5 = 5
lawan Virtual di babak 7 dan 11, sehinggasekor Buchholz Michael Owen yang dipakai
untuk menghitung nilai Buchholz Farid adalah 6,5 - 0,5 - 0,5 = 5,5.
Di babak 5 Farid ketemu Said Al Hadad yang tidak hadir di babak 11. sehingga Said
Al Hadad kalah forfeit ( Lihat Tabel 5 ),
Untuk keperluan perhitungan Buchholz Farid, maka Said Al Hadad di anggap remis
di babak 11. Sehingga sekor Said untuk keperluan perhitungan nilai Buchholz Farid ada
lah 4,5 + 0,5 = 5
Di babak 7 Farid ketemu Sean Winshand yang mendapat bye di babak 1 atas Alhuda
( Tabel 2 ). Untuk keperluan perhitungan Buchholz Farid, maka Sean dianggap remis dgn
lawan Viertual dibabak 1, sehingga sekor Buchholz Sean yang dipakai untuk menghitung
nilai Buchholz Farid adalah 9 - 0,5 = 8,5.
Jadi Nilai Buchholz Farid = (5,5) + 6 + 9 + 7 + (5) + 6 + (8,5) + 7,5 + 8 + 8 + 7,5 = 78
Kesimpulan: hasil perhitungan manual Buchholz dengan Virtual Opponent sesuai dengan perhitungan yang dilakukan program Swiss Manager. Tie Break inilah yang menentukan Kemenangan Sean, bukan Tie-Break Direct Encounter yang oleh Program Swiss Manager tidak diberlakukan karena menganggap ada pemain yg tidak saling ketemu. Ketika itu semua pemain, official dan para wasit di Kejurnas setelah pertandingan selesai juga beranggapan demikian dengan menyatakan bahwa Tie-Break Direct Encounter tidak berlaku, pada kenyataannya Tie-Break Direct Encounter inilah yang seharusnya sudah menentukan kemenangan Sean. Para pembaca Info Catur bisa melihat lagi Final Standing Kejurnas Ke-45 Kelompok Senior Putra pada file Swiss Manager. Mudah-mudahan sedikit ulasan saya ini bisa bermanfaat.
Sabtu, 12 Maret 2016
PETRA CHESS COMPETITION 2016, SURABAYA, BEREGU MAHASISWA & PELAJAR, 29 APRIL-1 MEI 2016, Hadiah Total Rp.22 Juta
Rabu, 09 Maret 2016
Ini Dia Papan Catur Khusus Penyandang Tunanetra Buatan Sururi
| Kompas |
MAGELANG, KOMPAS.com — Seorang perajin papan catur,
Muchammad Sururi, asal Dusun Candi, Desa Sidomulyo, Kecamatan Secang,
Kabupaten Magelang, membuat papan catur yang bisa dimainkan oleh kaum
tunanetra.
Secara khusus, Sururi mendesain papan caturnya agar bisa dimainkan para penyandang tunanetra.
Sekilas,
bentuk satu set papan caturtuna netra itu tidak jauh berbeda dengan
papan catur pada umumnya. Namun, ada detail yang berbeda di setiap sisi
papan dan buah catur.
Sururi menceritakan, pada awalnya, dirinya
membuat papan catur untuk penyandang tunanetra atas permintaan sebuah
yayasan di Jakarta yang membutuhkan papan catur khusus untuk orang-orang
dengan gangguan penglihatan.
Pria berusia 53 tahun itu lantas
melakukan berbagai percobaan mendesain set papan catur agar mudah
dipakai oleh mereka. Beberapa tantangan yang dialami saat awal membuat
papan catur bagi penyandang tunanetra adalah menemukan cara bagi seorang
penyandang tunanetra untuk membedakan buah catur hitam atau putih.
"Ketika
itu, saya pakai manik-manik dan pinus untuk menandai warna hitam pada
buah catur, sedangkan buah catur putih ditandai dengan cekungan,"
ujarnya.
Setelah melakukan percobaan, ternyata penyandang
tunanetra masih kesulitan menggunakan papan tersebut. Buah catur mudah
jatuh dan cepat rusak.
Kemudian, Sururi memasang sumbu yang
terbuat dari kayu pada buah catur. Sumbu tersebut berfungsi untuk
menancapkan pion, menteri, kuda, raja, ataupun benteng di papan catur
yang sudah diberi lubang. Lalu, sisi kanan dan kiri buah catur juga
ditempeli huruf-huruf braille yang berfungsi memudahkan seorang
penyandang tunanetra menandai langkah.
"Untuk membedakan warna
kotak hitam dan putih pada papan catur, saya lapisi cat lebih tebal
untuk warna hitam. Penyandang tunanetra bisa merabanya," kata bapak dari
Naili (15), Arina Rhondhotul Jannah (11), dan Salis Zulfatus Suroyah
ini.
Sementara itu, aturan permainannya sama seperti catur pada umumnya.
Di
awal, dia mendapat pesanan sekitar 500 set papan catur dari yayasan
tersebut pada 2005 silam. Sejauh ini, dia masih membuat papan catur
penyandang tunanetra berdasarkan pesanan saja.
Selebihnya, dia
membuat papan catur biasa. Dia menerima 10.000 pesanan papan catur dari
seorang pengekspor ke Amerika. Keahlian tersebut dia peroleh dari kedua
orangtuanya yang dahulu juga seorang perajin papan catur.
"Ini
warisan orangtua saya, sejak kecil saya sudah diajarkan menciptakan
papan catur. Sampai sekarang masih saya pertahankan, meski sudah banyak
permainan modern dan digital," tuturnya.
Selain itu, suami dari Khusnul Khotimah (40) itu juga mengembangkan kerajinan edukasi untuk anak-anak dari limbah kayu.
Dari kerajinan tersebut, Sururi bisa menghidupi keluarga, selain tetap mengemban misi sosial bagi kaum difabel.
Satu
set papan catur khusus penyandang tunanetra dengan ukuran 50 x 50
sentimeter dibanderol Rp 250.000. Namun, harga buah caturnya saja Rp
125.000, dan papannya Rp 125.000.
"Bahan material pembuat
caturnya berasal dari kayu lokal, yakni kayu sawo dan kayu waru.
Semuanya limbah dari pabrik kayu sekitar Kabupaten Magelang dan
Temanggung," kata dia.
Berkat kepedulian dan keuletannya, Sururi
pernah meraih juara I Wirausaha Mikro Favorit Pilihan Masyarakat yang
diselenggarakan oleh Universitas Indonesia dan salah satu bank nasional
serta juara 2 Wirausaha Mikro Berwawasan Lingkungan Terbaik.
Sabtu, 05 Maret 2016
FIDE Women`s World Chess Championship 2016
Jumat, 04 Maret 2016
LIGA CATUR PERDANA PERCASI KOTA BANDA ACEH 2016
Selengkapnya dapat diakses dibawah ini;
http://habadaily.com/sport/5738/walkot-banda-aceh-skak-mat-camat-syiah-kuala.html
LIGA CATUR ON THE ROAD, SERI I TAHUN 2016 PERCASI KOTA BANDA ACEH
Final Rangking
Hasil Lengkap : http://chess-results.com/tnr202600.aspx?lan=26&art=1&wi=821
| Rk. | SNo | Nama | FED | Rtg | TB1 | TB2 | TB3 | |||||||||||
| 1 | 2 | F. BARRY | INA | 2055 | 7,0 | 0,0 | 41,5 | |||||||||||
| 2 | 1 | NM | ZULKHAIRI | INA | 2299 | 6,5 | 0,0 | 41,0 | ||||||||||
| 3 | 3 | AGUSSALIM ZA | INA | 2023 | 6,5 | 0,0 | 39,5 | |||||||||||
| 4 | 4 | WNM | WITA RAHAYU | INA | 2022 | 6,5 | 0,0 | 38,5 | ||||||||||
| 5 | 14 | IBNU KHALDUN | INA | 1950 | 6,0 | 0,0 | 35,5 | |||||||||||
| 6 | 74 | ZULHAM | INA | 1900 | 6,0 | 0,0 | 35,5 | |||||||||||
| 7 | 8 | SAFRIAL | INA | 2010 | 6,0 | 0,0 | 35,0 | |||||||||||
| 8 | 20 | WAHID | INA | 1950 | 6,0 | 0,0 | 32,5 | |||||||||||
| 9 | 5 | DIAN MAULANA | INA | 2020 | 6,0 | 0,0 | 31,5 | |||||||||||
| 10 | 16 | PAK YAN | INA | 1950 | 5,5 | 0,0 | 39,0 | |||||||||||
| 11 | 63 | RIANSYAH | INA | 1900 | 5,5 | 0,0 | 38,5 | |||||||||||
| 12 | 64 | SAFRUDIN | INA | 1900 | 5,5 | 0,0 | 36,0 | |||||||||||
| 13 | 19 | SYUKRI | INA | 1950 | 5,5 | 0,0 | 34,5 | |||||||||||
| 14 | 27 | A FUADI | INA | 1900 | 5,5 | 0,0 | 26,0 | |||||||||||
| 15 | 7 | BOBBY FISCHER | INA | 2017 | 5,0 | 0,0 | 42,5 | |||||||||||
| 16 | 33 | BANG JACK | INA | 1900 | 5,0 | 0,0 | 40,5 | |||||||||||
| 17 | 34 | BANG LAH | INA | 1900 | 5,0 | 0,0 | 39,0 | |||||||||||
| 18 | 10 | ZULFIKRI | INA | 2000 | 5,0 | 0,0 | 37,0 | |||||||||||
| 19 | 23 | M. HARIS S | INA | 1920 | 5,0 | 0,0 | 36,5 | |||||||||||
| 20 | 25 | AL MIZAR | INA | 1910 | 5,0 | 0,0 | 35,5 |
Senin, 18 Januari 2016
Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Banda Aceh 2016
| Logo Percasi |
Musyawarah
Kota (Muskot) Percasi Banda Aceh untuk pemilihan pengurus masa bakti
2016-2020 berjalan dengan lancar dan tertib, kegiatan ini berlangsung di
kantor Koni Banda Aceh, Minggu (17/01/2016). Ketua Panitia Muskot Dian
Maulana mengatakan kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci
Al-Qura`an oleh Atlet junior Banda Aceh dilanjutkan kata sambutan ketua
umum periode 2011-2015 dan laporan pertanggungjawaban sekaligus membahas
garis besar program kerja kedepan.
Berdasarkan
data dari panitia Muskot, sebelum pelaksanaan (hari H) sebanyak 4 orang
kandidat menyatakan kesediaan untuk maju menjadi ketua umum, yaitu : 1.
M.Jaman S.Sos, MM 2. Zulfikar, ST 3. Sudirman Mansyur WNM 4. Dr. dr
Taufik Suryadi PNP. Setelah diverifikasi panitia hanya dua kandidat yang
memenuhi syarat yang ditetapkan panitia, yaitu kandidat nomor 1 dan
nomor 2.
Hasil Voting Kandidat Ketua Umum :
1. M. Jaman (8 suara)
2. Zulfikar (17 suara)
Tim Formatur :
1. Dian Maulana
2. Satria Ediansyah
3. T. Ardiansyah
4. M. Taufik
Langganan:
Postingan (Atom)
| FIDE Calendar 2016 | 2016 Coming years: 2017 | 2018 | 2019 | 2020 | |
| World Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| World Schools Individual Championships 2016 | |||
| Women's FIDE Grand Prix Series | Teheran, Iran | 10-Feb-2016 | 24-Feb-2016 |
| IMSA Elite Mind Games | Huai'an, China | 25-Feb-2016 | 3-Mar-2016 |
| Women's World Championship Match 2016 | Lviv, Ukraine | 1-Mar-2016 | 19-Mar-2016 |
| Candidates Tournament | Moscow, Russia | 10-Mar-2016 | 30-Mar-2016 |
| World Amateur Championship 2016 | Halkidiki, Greece | 18-Apr-2016 | 28-Apr-2016 |
| Women's FIDE Grand Prix Series | Batumi, Georgia | 19-Apr-2016 | 3-May-2016 |
| FIDE Grand Prix Series | 11-May-2016 | 25-May-2016 | |
| World Team Chess Championship 50+, 65+ 2016 | Dresden, Germany | 26-Jun-2016 | 4-Jul-2016 |
| Women's FIDE Grand Prix Series | Chengdu, China | 1-Jul-2016 | 15-Jul-2016 |
| FIDE Grand Prix Series | 6-Jul-2016 | 20-Jul-2016 | |
| World Youth U-16 Chess Olympiad 2016 | Poprad-Tatry, Slovakia | 21-Jul-2016 | 30-Jul-2016 |
| World Junior and Girls U20 Championship 2016 | Bhuvaneswar, Orissa, India | 7-Aug-2016 | 21-Aug-2016 |
| 42nd World Chess Olympiad 2016 | Baku, Azerbaijan | 1-Sep-2016 | 14-Sep-2016 |
| World Youth U14, U16, U18 Championships 2016 | Khanty-Mansiysk, Russia | 20-Sep-2016 | 4-Oct-2016 |
| Women's World Championship 2016 | 11-Oct-2016 | 31-Oct-2016 | |
| World Cadets U8, U10, U12 Championships 2016 | Batumi, Georgia | 18-Oct-2016 | 31-Oct-2016 |
| World Championship Match 2016 | New York, USA | 11-Nov-2016 | 30-Nov-2016 |
| World Senior Championships 2016 | Marianske Lazne, Czech Republic | 18-Nov-2016 | 1-Dec-2016 |
| Women's World Rapid and Blitz Championships 2016 | Qatar | 25-Dec-2016 | 31-Dec-2016 |
| World Rapid and Blitz Championships 2016 | Qatar | 25-Dec-2016 | 31-Dec-2016 |
| European Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| European Senior Team Chess Championship 2016 | Halkidiki, Greece | 18-Apr-2016 | 28-Apr-2016 |
| European Individual Chess Championship 2016 | Gjakovo, Kosovo | 11-May-2016 | 24-May-2016 |
| European Individual Women’s Chess Championship 2016 | Mamaia, Romania | 26-May-2016 | 8-Jun-2016 |
| European Senior Individual Championship 2016 | Yerevan, Armenia | 4-Jun-2016 | 14-Jun-2016 |
| European Amateur Chess Championship 2016 | Ruzomberok, Slovakia | 5-Jun-2016 | 12-Jun-2016 |
| European School Chess Championship 2016 | Kassandra, Greece | 16-Jun-2016 | 26-Jun-2016 |
| European Youth Team Chess Championship 2016 | Celje, Slovenia | 9-Jul-2016 | 17-Jul-2016 |
| European Universities Games 2016 | Zagreb, Croatia | 11-Jul-2016 | 15-Jul-2016 |
| European Youth Rapid and Blitz Chess Championships 2016 | Novi Sad, Serbia | 19-Jul-2016 | 24-Jul-2016 |
| European Youth Chess Championship 2016 | Prague, Czech Republic | 17-Aug-2016 | 28-Aug-2016 |
| European Chess Club Cup 2016 | Belgrade, Serbia | 5-Nov-2016 | 13-Nov-2016 |
| European Chess Club Cup for Women 2016 | Belgrade, Serbia | 5-Nov-2016 | 13-Nov-2016 |
| European Rapid and Blitz Chess Championships 2016 | Tallinn, Estonia | 14-Dec-2016 | 18-Dec-2016 |
| American Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| American Continental Women's Championship 2016 | Lima, Peru | 19-Feb-2016 | 28-Feb-2016 |
| Panamerican U20 Chess Championship 2016 | Colombia | 19-Jun-2016 | 26-Jun-2016 |
| South American Youth Festival 2016 | Santiago, Chile | 8-Oct-2016 | 14-Oct-2016 |
| Panamerican Schools Chess Championship 2016 | Cartagena, Colombia | 20-Nov-2016 | 26-Nov-2016 |
| South American Youth Festival 2016 | Santiago, Chile | 2-Dec-2016 | 10-Dec-2016 |
| Asian Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| Asian Nations Cup (Men and Women) 2016 | Abu Dhabi, UAE | 27-Mar-2016 | 8-Apr-2016 |
| Asian Youth U8, 10, 12, 14, 16, 18 Championship 2016 | Ulaanbaatar, Mongolia | 5-Apr-2016 | 15-Apr-2016 |
| Asian Nations Cup Rapid Championship 2016 | Abu Dhabi, UAE | 6-Apr-2016 | 6-Apr-2016 |
| Asian Nations Cup Blitz Championship 2016 | Abu Dhabi, UAE | 7-Apr-2016 | 7-Apr-2016 |
| Asian Youth Blitz Championship 2016 | Ulaanbaatar, Mongolia | 9-Apr-2016 | 9-Apr-2016 |
| Asian Youth Rapid Championship 2016 | Ulaanbaatar, Mongolia | 10-Apr-2016 | 10-Apr-2016 |
| Asian Juniors and Girls U-20 Championships 2016 | New Delhi, India | 2-May-2016 | 11-May-2016 |
| Asian Juniors and Girls Rapid Championship 2016 | New Delhi, India | 3-May-2016 | 3-May-2016 |
| Asian Juniors and Girls Blitz Championship 2016 | New Delhi, India | 11-May-2016 | 11-May-2016 |
| Asian Individual Championship (Men and Women) 2016 | Tashkent, Uzbekistan | 25-May-2016 | 5-Jun-2016 |
| Asian Individual Blitz Championship (Men and Women) 2016 | Tashkent, Uzbekistan | 4-Jun-2016 | 4-Jun-2016 |
| Asian Schools Chess Championships 2016 | Tehran, Iran | 9-Jul-2016 | 18-Jul-2016 |
| Asian Schools Rapid Championships 2016 | Tehran, Iran | 10-Jul-2016 | 10-Jul-2016 |
| Asian Schools Blitz Championships 2016 | Tehran, Iran | 17-Jul-2016 | 17-Jul-2016 |
| Asian Youth U14 Team Championship 2016 | Jiaxing, China | 15-Aug-2016 | 22-Aug-2016 |
| South Asian Amateur Championship 2016 | Srinagar, India | 1-Sep-2016 | 6-Sep-2016 |
| Asian Seniors Chess Championship 2016 | Mandalay, Myanmar | 26-Oct-2016 | 5-Nov-2016 |
| Asian Amateur Chess Championship 2016 | Kuwait City, Kuwait | 16-Nov-2016 | 25-Nov-2016 |
| African Zonals | |||
| Name | Place | Start | End |
| African Zonal 4.4 | Accra, Ghana | 28-Mar-2016 | 6-Apr-2016 |
| African Zonal 4.2 | Dar-es-Salaam, Tanzania | 22-Apr-2016 | 1-May-2016 |
| African Zonal 4.3 | Le Morne, Mauritius | 23-Apr-2016 | 2-May-2016 |
| African Zonal 4.1 | Taroudant, Morocco | 23-May-2016 | 31-May-2016 |
| African Zonal 4.3 Youth Team U16 | Beira, Mozambique | 8-Jul-2016 | 15-Jul-2016 |
| African Zonal 4.2 Youth Team U16 | Kigali, Rwanda | 15-Jul-2016 | 22-Jul-2016 |
| African Zonal 4.4 Youth Team U16 | Ouagadougou, Burkina Faso | 22-Jul-2016 | 31-Jul-2016 |
| African Zonal 4.1 Youth Team U16 | Nouakchott, Mauritania | 24-Jul-2016 | 2-Aug-2016 |
| African Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| African Individual Chess Championships 2016 | Kampala, Uganda | 18-Jun-2016 | 29-Jun-2016 |
| African Blitz Chess Championships 2016 | Kampala, Uganda | 26-Jun-2016 | 26-Jun-2016 |
| African Rapid Chess Championships 2016 | Kampala, Uganda | 27-Jun-2016 | 27-Jun-2016 |
| African Amateur Individual Championships 2016 | Lome, Togo | 4-Aug-2016 | 13-Aug-2016 |
| African Youth Championships 2016 | Port Elizabeth, South Africa | 21-Aug-2016 | 29-Aug-2016 |
| African Clubs Championships 2016 | Cape Town, South Africa | 7-Oct-2016 | 13-Oct-2016 |
| African Women's Challenge 2016 | Gaborone, Botswana | 1-Dec-2016 | 11-Dec-2016 |
| African Schools Individual Championships 2016 | Lusaka, Zambia | 10-Dec-2016 | 18-Dec-2016 |
| African Junior Championships 2016 | Tunis, Tunisia | 27-Dec-2016 | 6-Jan-2017 |
| Arab Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| 8th Arab Women Clubs Championship 2016 | Kuwait | 1-Feb-2016 | 9-Feb-2016 |
| Arab Individual Chess Championship 2016 Under (8-10-12-14-16-18-20) Girls & Open | Tunis | 26-Mar-2016 | 3-Apr-2016 |
| Arab Individual Chess Championship 2016 (Women & Open) | Sudan | 1-Oct-2016 | 10-Oct-2016 |
| Arab Individual Blitz Championship 2016 (Women & Open) | Sudan | 4-Oct-2016 | 4-Oct-2016 |
| Arab Individual Rapid Championship 2016 (Women & Open) | Sudan | 5-Oct-2016 | 6-Oct-2016 |
| Arab Clubs Chess Championship 2016 | Morocco | 1-Nov-2016 | 10-Nov-2016 |
| Presidential Board / Congress | |||
| Name | Place | Start | End |
| 1st Quarter 2016 Presidential Board | Moscow, Russia | 27-Mar-2016 | 30-Mar-2016 |
| 87th FIDE Congress | Baku, Azerbaijan | 4-Sep-2016 | 14-Sep-2016 |
| Other Official Events | |||
| Name | Place | Start | End |
| SportAccord Convention | Lausanne, Switzerland | 17-Apr-2016 | 22-Apr-2016 |
| Commonwealth Chess Championship 2016 | Sri Lanka | 29-Jul-2016 | 6-Aug-2016 |
Seputar Tentang Catur
- Berlari Mampu Tingkatkan Kinerja Otak
- Kafe Catur Tertua Di Belanda!
- Master Catur Cilik Masuk Acara TV KickAndy!
- Main Catur Dapat Meningkatkan Otot Mental Lho! [Forum]
- Belajar Berpikir Cepat Lewat Permainan Catur
- Catur Mini Berbentuk Pulpen
- Analogi Politik Papan Catur [Blog]
- Ingin Maen Catur Dengan Prabowo [Blog]
- Manfaat Besar Catur Bagi Anak Sekolahan
- Melihat Presiden SBY Bermain Catur
- Hasil Prediksi Deddy Corbuzier Lawan GM Utut Adianto
- Catur Ubah Anak Jadi Juara (Republika)
- Calon Grandmaster Wanita Indonesia Berikutnya
- Kontak Person Federasi Catur Palestina
- RYBKA 3 FAQ
- Rencana Team Pengembang RYBKA Tahun 2009
- Turnamen Kalender FIDE Tahun 2009
- GM Termuda Arab (Blog)
- 2000 Foto Lebih Seputar Olimpiade Catur 2008 Jerman (Blog)
- Bila Karl Marx Bermain Catur (Blog)
- Siapa Penerus Seni Wayang Catur? (Pikiran Rakyat)
- Lukas Podolski: 'Sepakbola Seperti Catur' (Blog)
- Leonardo Da Vinci Pembuat Ilustrasi Catur Pertama (Blog)
- Kasparov Ditangkap Di Moscow (Blog)
- 10 Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak (Forum)
- Lagu Dengan Lirik Catur - Skak Mat Oleh BIP
- Arsip Turnamen-Tunamen Catur Tahun 2008 (The Week In Chess)
- Makanan Dengan Menggunakan Kata Catur: CHESS PIE!
- Barrack Obama Main Catur Lawan Mccain
- Penis Terbang Teror Garry Kasparov (Blog)
- Cerdas dan Sportif Lewat Catur (Pikiran Rakyat)
- Karpov Bicara Keuntungan Bermain Catur (Blog)
- Buah Catur Berbentuk ALIEN
- Catur Sebagai Peperangan (Blog)
- Cara-Cara Melakukan Fitnes Otak (Brain Gym)
- Trik Jika Ingin Belajar Opening Dengan Cepat Karena Tidak Punya Waktu
- Johanes Simbolon Berlatih Jelang Olimpiade Catur 2008 (Antara)
- Catur Tuna Netra - Beda Pada Papan dan Bidak Catur (Indosiar)
- Lagu Yang Memakai Tema Catur - Karya Ebiet G. Ade. (Antara)
- Kalah Catur, Duit Menhub Rp 3 Ribu Melayang (Kompas)
- Catur Kuno Khas Mesir Ditemukan dalam Makam 5000 Tahun (Kompas)
- Juara Umum Lepas Dari Jabar - Kejurnas Catur 2008 Bandung (Radar Tarakan)
- Bocah Tunanetra dan Pertandingan Catur (liputan6.com)
- Strategi Pelatih Sepakbola Dari Papan Catur ala Benitez (Pelatih Liverpool) (Suara Merdeka)
- Pengen Lihat REEM-A, Robot Main Catur (Video)
- Foto-Foto Para Maniak Catur (PICs)
- Catur Dengan Bidak Transparant (Disitu.com)
- Pecatur Paling Jahat Dan Kejam Di Dunia (Surya Online/PDF)
- Gara-Gara Catur Bisa Keliling Eropa (DetikSport)
- Gara-Gara Catur Bisa Makan Siang Dengan Presiden SBY (DetikSport)
- Tao Of Chess (Blog)
- Beasiswa Universitas lewat Papan Catur (Sinar Harapan)
- Sejarah Catur Lebih Tua dari yang Diduga (Blog)
- Catur Curang Pakai Bluetooth (G2GLive)
- Ratu Catur Di Antara Para Prajurit (Kompas)
- Taktis Dengan Catur (Okezone.com)
- Belajar Catur dalam Bisnis (Blog)
- Karpov Bicara Keuntungan Catur (Blog)
- Buah Dan Papan Catur Raksasa Buatan Indonesia
- Hasil Akhir Japfa Chess 2008 & Berita Irene Meraih Norma GMW
- Keunikan Kerajinan Catur Khas Bali , Harga Rp.400 Ribu Hingga Rp. 10 Juta Per Set! Ck ck ck ....
- Menpora Janji Gelar Kejuaraan Catur Piala Menpora Tahun Depan (Antara)
- Catur, Dibawa Muslimin Dari India (Sidogiri Online)
- Memimpin Dengan Filosofi Raja Catur (PortalHR)
- 11 Tuna Netra Bertanding Catur (Tribun Kaltim)
- Turca - Kebalikan Dari Catur (Forum)
The “classical” World Chess Championship matches (1886-2012)








































