Minggu, 28 September 2014

WAWANCARA DENGAN GM VADIMIR CHUCHELOV PELATIH CARUANA

Caruana & Pelatih
ChessBase melakukan sebuah wawancara eksklusif dengan pelatih catur kelas dunia GM Vladimir Chuchelov yang mendampingi Fabiano Caruana di Piala Sinquefield. Wawancara dilakukan oleh Alisa Melekhina (7/9/2014) salah satu pecatur wanita top AS. Berikut pengantar tulisan dan suntingan wawancaranya:

Grandmaster Vladimir Chuchelov lahir di Moskow, Rusia tahun 1969. Dia dilatih pertama kali oleh pelatih catur Moskow terkenal Victor Cherniy, kemudian dilanjutkan dengan pelatih tetapnya Abram Khasin, salah satu pelatih top Rusia, yang masih aktif bermain catur, walapun usianya sudah 90 tahun.
Karir pelatihan Chuchelov dimulai pada tahun 2002. Dia diundang oleh Jeroen Piket, salah satu pemain terbaik di Belanda, untuk sebuah sesi pelatihan sebelum turnamen Wijk Aan Zee. Sejak itu Chuchelov kemudian melatih pemain top lain seperti Loek van Wely, Radjabov dan Anish Giri.
Pada titik ini, Chuchelov masih seorang pemain catur aktif. Namun, ia melihat bahwa pekerjaan sebagai pelatih lebih menarik daripada bermain sebagai seorang pecatur profesional. Akhirnya tahun 2008 ia menerima tawaran menjadi Pelatih Kepala Federasi Catur Belanda.
Alisa Melekhina (AM): Apa metode Anda untuk meningkatkan permainan catur siswa Anda?
Vladimir Chuchelov (VC): Selalu dimulai dengan kursus 60 jam yang disebut "Keseimbangan Strategis." Semua murid saya sudah akrab dengan hal ini. Kemudian kami mulai belajar rutin seperti menganalisis permainan, belajar repertoar pembukaan, dan kemudian ada sesi kalkulasi.
Dalam belajar, Anda harus fokus, termotivasi dan mau bekerja keras. Hal lain yang paling penting adalah belajar secara efisien. Tidak ada satupun formula untuk sukses. Itu sangat tergantung pada masing-masing pemain. Setiap orang memiliki kelemahan berbeda yang harus diperbaiki.
AM: Dengan "fokus," maksud Anda bahwa seseorang hanya belajar catur?
VC: Tidak sepenuhnya begitu, tetapi ketika Anda belajar catur, Anda harus fokus sepenuhnya pada catur. Hal ini tidak bisa setengah-setengah. Hanya dengan fokus Anda akan efisien.
AM: Bagaimana Anda mulai melatih Fabiano Caruana?
VC: Saya bertemu dengan ayah Fabiano (Lou Caruana) di Kejuaraan Eropa 2010. Saya ada di sana mendampingi salah satu murid terbaik saya Anish Giri. Tidak banyak penonton dan sambil menunggu berakhirnya pertandingan, saya sesekali berbicara dengan ayah Fabiano.
Beberapa minggu kemudian saya mendapat undangan untuk datang ke rumah mereka di Lugano, Swiss. Tampaknya Fabiano menikmati sesi pelatihan yang saya berikan. Namun, Fabiano tidak terlalu percaya dengan pelatih baru, jadi saya harus membuktikan keahlian saya. Pada akhirnya, semua berjalan dengan baik. Pada awalnya, saya hanya membantunya di turnamen besar, tetapi dalam dua tahun terakhir saya telah mendampinginya di hampir semua turnamen,
AM: Bagaimana Anda mempersiapkannya untuk Piala Sinquefield?
VC: Kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri karena Fabiano bermain di Dortmund, kemudian Olimpiade. Kami juga melakukan persiapan melalui Skype sampai dia sakit. Tetapi sebelumnya kami sudah bekerja sepanjang tahun, sehingga persiapan itu tidak lagi penting.
AM: Apa dampak dari bermain di dua turnamen besar sebelum Piala Sinquefield?
VC: Ini bukan berarti sakit tidak membantu dalam cara tertentu. Ternyata penemuan baru yang bagus dan mutiara justru ditemukan bahkan di tahun-tahun sebelumnya dan hasilnya fantastis. Kemudian ada Tantangan Siram Es (Challenge Ice Bucket!), semua datang bersama-sama dalam turnamen ini. Sudah tiga pertandingan pada dasarnya Fabiano menang di pembukaan:
Melawan Vachier-Lagrave di babak kedua yaitu langkah g4 di Caro;
ide Na2 melawan Aronian di babak empat;
dan melawan Topalov di babak enam dengan langkah kuat 13. Re2. Langkah ini luput dari persiapan tim Topalov. Menurut informasi, Topalov sangat marah tentang hal ini.
Lalu apa yang terjadi kemudian adalah bahwa lawan mulai khawatir akan jatuh kedalam persiapan Fabiano, dan mulai menyimpang. Tetapi ketika mereka menyimpang, mereka juga tidak begitu nyaman.
Harus saya katakan bahwa Fabiano “yang baru”, dimulai di Dortmund. Disana, dia hampir tidak membuat kesalahan, dia bermain sangat kuat. Biasanya saya sangat kritis dan menyarankannya untuk tetap bermain tajam dan sejauh ini dia belum pernah mengecewakan saya.
AM: Bagaimana anda memutuskan untuk fokus menggunakan pembukaan tertentu dalam turnamen sekuat ini, saat semua lawan dapat memainkan pembukaan apa saja?
VC: Setelah bertahun-tahun mempelajari lawan, Anda akan dapat merasakan apa yang “bisa” mereka lakukan dan apa yang mereka “tidak bisa”. Anda juga harus melihat tren. Saya tentu saja mengikuti perjalanan karir mereka, dan saya yakin bahwa mereka juga melakukan hal yang sama.
AM: Dapatkah Anda menjelaskan proses persiapan antara Anda dan Fabiano.
VC: Ada beberapa kesalahpahaman tentang persiapan di tingkat atas. Tidak harus panjang tetapi harus efisien dan langsung ke titik poinnya. Seorang pemain harus menyimpan energi untuk bertanding, tidak mempersiapkan dirinya untuk tiga pertandingan sekaligus tetapi satu-satu.
AM: Apakah Anda memiliki rutinitas saat turnamen?
VC: Di malam hari setelah pertandingan kami mencoba untuk bersantai, mungkin berjalan-jalan sambil mendiskusikan permainan, berpikir tentang apa yang berikutnya. Apa pilihan kita untuk pertandingan berikutnya. Di pagi hari kami berlatih 2 sampai 2,5 jam, kemudian makan siang dan pertandingan dimulai. Waktu berlalu dengan cepat di turnamen ini.
AM: Sambil menonton langsung di monitor, apa yang ada dalam pikiran Anda?
VC: Saya mencoba untuk menjaga jarak dan tidak terlibat, tapi itu tidak mudah.
AM: Di babak berapa dalam turnamen ini yang membuat Anda mengkhawatirkan Fabiano?
VC: Setelah Fabiano memenangkan pertandingan kelima berturut-turut, saya mulai khawatir bahwa dia akan mengalami stroke karena terlalu senang. Hasilnya memang sedikit tidak realistis. Tapi setelah putaran kedua dimulai dengan hasil sama, saya pikir dia akan terbiasa dengan hal itu.
AM: Mengapa Fabiano terlihat begitu kuat di atas papan? Apakah mereka bermain berbeda melawan dia?
VC: Saya tidak berpikir begitu. Tampaknya ini menjadi kebetulan yang sempurna.
AM: Tetapi dibutuhkan lebih dari kebetulan untuk mencapai 7/7?
VC: Ya, itu adalah hasil yang benar-benar mengesankan. Hampir tidak nyata, saya akan mengatakan, ini semua tentang momentum.
Di sisi lain, mari kita lihat secara singkat tentang lawan-lawannya:
Topalov bermain sangat baik selama Olimpiade, namun di sini ia memulai turnamen dengan dua kekalahan, jelas harus berjuang. Demikian pula dengan Vachier-Lagrave telah menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi baru-baru ini, tapi di sini dia merasa tidak nyaman bermain sejak dari awal. Hikaru bermain sangat goyah, pasti ini bukan turnamennya. Carlsen mendapat skor plus, tapi kehilangan banyak peluang sepanjang pertandingan.
Sebaliknya, Fabiano bermain hampir sempurna. Jadi mungkin itu tidak sepenuhnya kebetulan.
AM: Apakah lawan Fabiano dipengaruhi oleh tekanan untuk mengalahkannya sebagai pemimpin turnamen?
VC: Ini 50/50. Di satu sisi, mereka berada di bawah tekanan. Di sisi lain, mereka menyadari bahwa penampilan Fabiano tidak realistis dan pasti akan berhenti di titik tertentu. Jadi mereka mungkin berpikir untuk segera mengakhiri kemenangan beruntun tersebut.
AM: Apa langkah selanjutnya Fabiano?
VC : Setelah turnamen ini, dia akan bermain di Bilbao. Ada juga seri Grand Prix di Baku, Tashkent, dan London
VC: Banyak orang percaya bahwa Fabiano adalah pesaing Juara Dunia berikutnya, terutama setelah penampilan hebatnya yang belum pernah terjadi sebelumnya di sini. Apa pendapat Anda?
VC: Kita lihat saja nanti. Kita tunggu siklus Kejuaraan Dunia berikutnya.
Sumber: http://en.chessbase.com/post/interview-with-gm-chuchelov-caruana-s-coach

Minggu, 24 Agustus 2014

Kamis, 21 Agustus 2014

Catur Klasik Grand Europe Cup, Albena 2014



Novendra Priasmoro memperlihatkan sertifikat Norma IM pertamanya
(Photo by Kristianus Liem)
Kesuksesan tim catur Indonesia bukan hanya dibuat para pecatur papan atasnya saja. Tapi juga oleh pecatur papan bawahnya. Novendra Priasmoro yang 24 November nanti berusia 15 tahun juga mencatat hasil fenomenal. Menghadapi 4 GM dan 4 IM serta seorang pemain nongelar tapi memiliki rating 2257, Novendra mampu merebut 5,5 poin dari hasil empat kali menang, tiga kali remis dan dua kali kalah.
Salah satu kemenangan Novendra juga dicetak saat melawan Grandmaster, yaitu GM Nenad Ristic (2438) dari Serbia. Dua kekalahan Novendra juga terjadi saat melawan Grandmaster, yaitu GM Momchil Nikolov (Bulgaria, 2518) dan GM Vladislav Nevednichy (2553) dari Rumania. 

Dengan 5,5 poin melawan pemain yang rata-rata sangat kuat maka ia berhasil meraih Norma IM pertamanya. Rating performance Novendra juga sangat tinggi, yaitu 2462. 
 
Artinya, jika Novendra stop bertanding maka pada 1Juli 2014, ia akan memiliki rating 2462! Artinya lagi,itu adalah ranking ketiga di Indonesia hanya di bawah GM Utut Adianto (2556) dan GM Susanto Megaranto (2540).
 

Standard Top 100 Girls August 2014 (Indonesia Seven)

RankNameTitleCountryRatingGamesB-Year
 1 Hou, Yifan g CHN 2661 21 1994
 2 Guo, Qi wg CHN 2453 4 1995
 3 Lei, Tingjie  CHN 2446 20 1997
 4 Goryachkina, Aleksandra wg RUS 2430 11 1998
 5 Arabidze, Meri m GEO 2411 11 1994
 6 Ziaziulkina, Nastassia m BLR 2407 0 1995
 7 Aulia, Medina Warda wg INA 2397 9 1997
 8 Saduakassova, Dinara wg KAZ 2375 9 1996
 9 Rodriguez Rueda, Paula Andrea wm COL 2368 18 1996
 10 Wang, Jue wg CHN 2368 4 1995
 11 Pustovoitova, Daria f RUS 2354 0 1994
 12 Abdumalik, Zhansaya wg KAZ 2333 0 2000
 13 Khademalsharieh, Sarasadat wg IRI 2324 4 1997
 14 Padmini, Rout wg IND 2318 0 1994
 15 Mammadzada, Gunay wf AZE 2316 11 2000
 16 Aranaz Murillo, Amalia wm ESP 2314 14 1995
 17 Schut, Lisa wm NED 2314 12 1994
 18 Drogovoz, Irina  RUS 2313 43 1999
 19 Ni, Shiqun wm CHN 2309 4 1997
 20 Nguyen, Thi Mai Hung wm VIE 2307 0 1994
 21 Zhai, Mo wm CHN 2302 3 1996
 22 Enkhtuul Altan-Ulzii wm MGL 2300 0 1994
 23 Osmanodja, Filiz wm GER 2295 0 1996
 24 Baciu, Diana wm MDA 2294 0 1994
 25 Efroimski, Marsel wm ISR 2290 0 1995
 26 Nicolas Zapata, Irene wm ESP 2284 0 1997
 27 Brunello, Marina f ITA 2281 18 1994
 28 Shvayger, Yuliya wm ISR 2275 9 1994
 29 Ibrahimova, Sabina wm AZE 2263 11 1995
 30 Shuvalova, Polina wf RUS 2256 16 2001
 31 Yuan, Yuanling wm CAN 2241 0 1994
 32 Tsolakidou, Stavroula wf GRE 2240 20 2000
 33 Dordzhieva, Dinara wf RUS 2238 15 1999
 34 Danelia, Mariam wm GEO 2237 0 1994
 35 Foisor, Mihaela-Veronica wm ROU 2236 11 1994
 36 Hakimifard, Ghazal wm IRI 2232 12 1994
 37 Khlichkova, Tatiana wf RUS 2232 9 1994
 38 Klek, Hanna-Marie  GER 2232 0 1995
 39 Severina, Maria wm RUS 2229 9 1995
 40 Bivol, Alina wm RUS 2228 0 1996
 41 Kurbonboeva, Sarvinoz wf UZB 2228 0 1994
 42 Tantsiura, Maria wm UKR 2224 9 1996
 43 Unuk, Laura wf SLO 2221 25 1999
 44 Osmak, Iulija wf UKR 2216 7 1998
 45 Tomnikova, Lidia wm RUS 2216 0 1995
 46 Camacho, Chardine Cheradee wm PHI 2214 0 1994
 47 Monica, Putri Wigustira wf INA 2213 28 1997
 48 Varga, Klara wm HUN 2210 9 1994
 49 Iwanow, Anna wm POL 2210 0 1995
 50 Navrotescu, Andreea-Cristiana wf FRA 2208 19 1996
 51 Sihite, Chelsie Monica Ignesias wm INA 2206 9 1995
 52 Narva, Mai wc EST 2205 16 1999
 53 Frayna, Janelle Mae wm PHI 2205 11 1997
 54 Chumpitaz, Ann wm PER 2201 8 1994
 55 Baraeva, Irina wm RUS 2197 9 1995
 56 Wisniowska, Klaudia wf POL 2194 9 1995
 57 Ghozali, Anugrah Maria wf INA 2192 14 2000
 58 Lach, Aleksandra wf POL 2190 9 1995
 59 Styazhkina, Anna wm RUS 2187 10 1997
 60 Khomeriki, Nino wf GEO 2187 9 1998
 61 Xiao, Yiyi wf CHN 2183 3 1996
 62 Petrukhina, Irina wf RUS 2182 11 1994
 63 Ivana Maria, Furtado wm IND 2182 0 1999
 64 Rodionova, Polina wf RUS 2174 9 1997
 65 Suliati, Annisa wf INA 2169 28 1999
 66 Retno, Wijayanti wf INA 2169 14 1999
 67 Derakhshani, Dorsa wf IRI 2169 0 1998
 68 Mona, Khaled wg EGY 2169 0 1994
 69 Castrillon Gomez, Melissa wm COL 2168 15 1995
 70 Drogovoz, Maria  RUS 2167 37 1998
 71 Khalafova, Narmin wf AZE 2166 11 1994
 72 Salazar, Aura Cristina wm COL 2165 0 1995
 73 Makarenko, Alexandra wf RUS 2163 18 1996
 74 Rakhmangulova, Anastasiya wm UKR 2162 0 1994
 75 Gu, Tianlu wm CHN 2161 7 1997
 76 Visanescu, Daria-Ioana wf ROU 2160 15 1996
 77 Elisabeth, Christine wf INA 2156 14 2002
 78 Ghukasyan, Siranush  ARM 2155 16 1998
 79 Juhasz, Barbara wf HUN 2155 9 1995
 80 Avramidou, Anastasia wf GRE 2154 31 2000
 81 Havanecz, Bianka  HUN 2154 0 1994
 82 Pujari, Rucha wf IND 2154 0 1994
 83 Qiu, Mengjie wf CHN 2152 2 1995
 84 Obolentseva, Alexandra wf RUS 2151 25 2001
 85 Khusnutdinova, Alsu  RUS 2151 18 1998
 86 Smirnova, Ekaterina wf RUS 2150 0 1996
 87 Asgarizadeh, Minoo wf IRI 2147 10 1994
 88 Cerrato Torrijos, Maria wf ESP 2147 0 1995
 89 Velikic, Adela  SRB 2145 15 1997
 90 Kim, Yana  RUS 2145 8 1998
 91 Varga, Melinda  HUN 2145 7 1997
 92 Amrayeva, Aytan  AZE 2144 20 1997
 93 Nandhidhaa, PV  IND 2144 20 1996
 94 Chernyshova, Natalia  RUS 2141 9 1994
 95 Ivanenko, Olga I. wf UKR 2139 8 1994
 96 Ainutdinova, Yekaterina wf KAZ 2138 0 1994
 97 Bogachkova, Alena  RUS 2136 9 1997
 98 Bezkorovaina, Mariia  UKR 2135 0 1997
 99 Nurdin, Tami Nasuha wf INA 2132 14 1996
 100 Topic, Aja  BIH 2132 0 1998

Interview with Chess Champion Natalia Pogonina

Natalia in Tromso
Natalia Pogonina at Tromso 2014
Natalia Andreevna Pogonina adalah pecatur Grandmaster Wanita dari Rusia dan merupakan salah satu pecatur terbaik wanita di dunia. Sejak tahun 2004, ia telah menjadi anggota dari Tim Catur Putri Rusia.
Baru saja mereka meraih medali emas di Olimpiade ke-41 Tromso, Norwegia. Berikut adalah wawancara dengan Pogonina setelah berakhirnya Olimpiade.

Question (Q) : Bagaimana Anda menikmati Olimpiade Catur ini dan mengapa Anda tidak bermain di setiap babak? 
Natalia Pogonina (NP): Hai! Saya sangat menikmati Tromso, orang-orangnya ramah, pemandangannya indah dan demam catur yang sekarang melanda Norwegia. Menikmati acara catur yang disiarkan di TV nasional setiap hari selama berjam-jam, banyak souvenir catur dijual di toko-toko dan papan catur yang ditawarkan di bar, semua itu sangat menyenangkan bagi saya.
Saya bermain 7 kali dari 11 babak. Kapten Tim yang memutuskan susunan line - up untuk setiap pertandingan, meskipun sebenarnya saya lebih suka untuk terus bermain.

Q: Apa gelar catur yang pernah anda peroleh yang paling membuat Anda bangga?
NP: Bersama tim, gelar yang paling bergengsi tentu saja adalah juara dua kali di Olimpiade Catur. Hasil individu terbaik saya sejauh ini adalah menjadi Juara Nasional Wanita Rusia pada tahun 2012.

Q: Dalam salah satu tweet Anda, Anda mengatakan bahwa Anda adalah seorang gadis aneh yang sedang tumbuh. Apa yang membuat Anda begitu aneh?
NP: Saya tidak mengatakan bahwa saya sangat aneh. Namun, saya lebih menyukai mainan mobil-mobilan, tentara mainan dan bermain dengan anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Kemudian datang game PC, catur dan catur lebih populer dikalangan pria dibandingkan dengan wanita. Selain itu saya cukup normal.

Q: Mengapa Anda yakin pelatihan fisik sangat penting dalam catur?
NP: Turnamen catur menghabiskan waktu bermain paling tidak 5-6 jam setiap hari, belum termasuk persiapan. Hal ini membutuhkan energi yang besar, dan hanya orang yang sangat fit dan atlet terlatih yang dapat bertahan di situasi seperti ini tanpa kehilangan konsentrasi dan menyerah pada kelelahan.
Saya ingat pernah membaca penelitian yang menyatakan bahwa bermain catur secara profesional lebih menghabiskan energi dibanding bekerja di tambang. Oleh karena itu, setiap pemain catur profesional harus memberikan perhatian yang serius untuk masalah tidur, nutrisi dan latihan fisik.

Q: Apa yang harus kita lakukan untuk membuat catur lebih populer di kalangan gadis-gadis muda?
NP: Menjelaskan, memotivasi dan membujuk. Jika banyak orang tua menyadari manfaat dari belajar bermain catur bagi putri mereka, maka perbandingan jumlah antara laki-laki dan perempuan dalam olah raga ini akan jauh berkurang.
Juga, Wanita para pemain catur profesional harus lebih aktif dalam mempromosikan permainan catur ini, sehingga mereka dapat dilihat sebagai contoh (role models) bagi anak-anak gadis ini. Memang, saat ini hadiah uang dalam turnamen catur wanita jauh lebih kecil daripada di turnamen terbuka.
Tentu saja, orang dapat membantah bahwa wanita juga diperbolehkan untuk bermain di turnamen pria yang berhadiah uang lebih besar, tetapi pada saat ini jelas kita belum akan belum melihat penantang wanita dalam perebutan gelar Juara Catur Dunia.
Saya pernah mendengar saran radikal untuk menghilangkan turnamen catur wanita sama sekali dan mempersilahkan kita untuk bersaing dengan pria secara setara.
Ini tidak tampak seperti solusi yang layak: Sejauh ini belum semua wanita mampu untuk bersaing dengan pria, dan hampir semua dari mereka itu akan dipaksa untuk menyerah pada profesi ini, karena tingkat kompetisi yang terlalu kuat di catur pria belum mampu disaingi wanita untuk saat ini.
Sebagai konsekuensinya, saya percaya bahwa catur wanita harus mendapat tambahan sponsor (diskriminasi positif) sampai setidaknya beberapa wanita mencapai tingkatan yang dibutuhkan bermain di super turnamen untuk pria.

Q: Anda pernah mengatakan bahwa potensi seorang pecatur sebagai bintang iklan sering diremehkan. Apa yang dapat dilakukan untuk mengubah persepsi itu?
NP: Catur adalah permainan Raja-Raja, merek yang sangat kuat yang berhubungan dengan kecerdasan, kemewahan, tradisi sejarah yang kaya, sopan santun dan banyak kualitas menarik lainnya.
Masalahnya adalah bahwa sebagian besar pemain, tidak mau terlibat dalam kegiatan Pubic Relation (Humas), atau mereka memang memiliki nilai jual yang relatif rendah. Akibatnya, banyak perusahaan lebih memilih untuk menggunakan papan catur dan buah catur dalam iklan mereka dibanding menggunakan salah satu GM terkemuka sebagai modelnya.
Akhir-akhir ini ada lebih banyak berita tentang catur di media daripada, katakanlah, beberapa tahun yang lalu, tapi masih jauh tertinggal dibandingkan dengan bintang pop atau bahkan tulisan mengenai pemain sepak bola.
Komunitas catur harus berusaha lebih mendekatkan diri dengan media dan sponsor untuk meningkatkan liputan peristiwa tentang catur dan kehidupan para pecatur.
Hal ini memang tidak mudah untuk diterapkan. Federasi catur bahkan ada yang tidak memiliki Departemen Humas, sementara banyak GM yang kuat masih tidak mempekerjakan manajer, baik disengaja atau karena memang tidak punya dana.

Q: Bagaimana cara anda mempromosikan catur?
NP: Saya sendiri mempromosikan catur kapan saja, dengan menulis artikel, melakukan pertandingan simultan, komentator pertandingan catur yang disiarkan secara langsung, bermain game catur, memberikan wawancara dan pemotretan, mengobrol dengan fans pada jaringan sosial dan menjawab pertanyaan mereka, mendukung produk catur tertentu dan sebagainya.
Saya mempunyai situs resmi bernama Pogonina.com, situs catur pribadi yang paling populer dan salah satu situs catur terkemuka di dunia.
Sementara saya mengerti betul bahwa beberapa rekan saya hanya terfokus pada karier dan prestasi mereka sendiri dan tidak menyalahkan mereka karena lebih memilih melakukan hal tersebut.
Saya masih percaya bahwa kita masing-masing bertanggung jawab untuk meningkatkan popularitas catur ke tingkat yang sama sekali baru sehingga membuat catur menjadi lebih mudah diakses, ramah dan mau membantu orang lain.

Source : http://startuptown.wordpress.com/

Selasa, 19 Agustus 2014

Juana Gita Medinnas Janis : Tak Boleh Menyerah dan Tetap Tersenyum

Juana Gita Medinnas Janis: Tak Boleh Menyerah dan Tetap Tersenyum
Juana Gita Medinnas Janis (Pembawa Baki)
Anggota Paskibraka Juanna GM Jannis (tengah) bertugas membawa bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2014).  





TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah dua pekan lebih, terhitung sejak 1 Agustus lalu, Juana dan para petugas Paskibraka berada di Jakarta. Juana mengikuti pelatihan, pendidikan dan penggemblengan dari para senior dan pembina.
Nama lengkapnya Juana Gita Medinnas Janis. Mimpi siswi kelas XI SMA Negeri 1 Tahuna, Sulawesi Utara ini terwujud; bertugas pembawa baki bendera pusaka di Istana Merdeka.
Selama digembleng,  Juana dan rekan-rekannya tidak diperkenankan memegang alat komunikasi. Dan selama itu dirinya tidak berkomunikasi dengan orangtua dan keluarganya.
Namun, Juana tidak bisa melupakan segala motivasi dan pesan orangtuanya mulai dari tahap awal seleksi hingg akhirnya terbang ke Jakarta mewakili Sulut.
"Saya berusaha banggain orang tua. Orang tua saya selalu menyupport. Apalagi pas seleksi, ada 5-6 kali seleksi. Ada rasa ingin nyerah, tapi Ortu selalu support," kenangnya dengan mata berkaca-kaca.
"Ortu bilang harus banggain Provinsi dan banggain ortu juga. Mereka selalu kasih motivasi, tak boleh nyerah dalam seleksi dan harus tetap tersenyum," kisah Juana mengulangi pesan orangtuanya.
Salah satu pengalaman pun dikisahkan Juana saat dirinya sudah menyerah saat seleksi akhir di daerah. Tapi sang Bunda hadir menyejukkan dan menyemangatinya untuk terus berjuang menggapai impiannya.
"Waktu itu pernah, seleksinya sudah di tingkat nasional. Tapi berkas ada belum lengkap terus kita urusin sampai jam 1 malam di Dispora. Saya capek banget. Tapi kata ibu, saya harus berusaha. Ibu bilang tinggal selangkah lagi ke istana, anakku," kenang Juana.

Kini impian Juana telah terealisasi dan dilaksanakan dengan baik sebagai Paskibraka dan Pembawa Baki saat pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Merdeka. Namun perjalanan Juana masih belum berhenti.
Putri yang mudah tersenyum ini pun menjadikan pengalaman Paskibraka sebagai batu pijakan mengejar masa depannya.
Juana pun telah memiliki cita-cita melanjutkan pendidikannya ke Akademi Kepolisian (Akpol) usai lulus dari SLTA dua tahun mendatang.
"Kalau enggak Akpol ya IPDN. Keliatannya mereka keren-keren banget. Misalnya, Polwan kan kelihatan kalau jadi Polisi enggak cuma laki-laki doang. Perempuan juga bisa mandiri," ujarnya.
Juana tampil bersama kawan-kawannya dalam puncak upacara peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI, di istana. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertindak selaku inspektur upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka.
Adapun nama petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, adalah sebagai berikut Juana Gita Medinnas Janis, siswi SMAN 1 Tahuna, Sulawesi Utara selaku pembawa baki.
Komandan Kelompok Pasukan 17,  Hafiid Kama Ra'uuf, siswa SMA Negeri 3 Batam, Kepulauan Riau. Kemudian, Irfan Mujafar Sondani siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Lampung bertindak, Komandan Kelompok Delapan.
Cahyahadi Laksanto Rasyidi, siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta ditugasi sebagai penarik tali bendera. Dan Fadlullah Arofah, siswa SMKN 1 Taliwang, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertugas pembentang bendera.

Source : http://www.tribunnews.com/nasional/2014/08/18/juana-gita-medinnas-janis-tak-boleh-menyerah-dan-tetap-tersenyum

Dua Pecatur Tewas di Olimpiade Catur 2014

OLIMPIADE CATUR 2014
Tragedi besar terjadi di Olimpiade Catur 2014 di Tromso, Norwegia, 1-14 Agustus. Dua pecatur dilaporkan tewas dalam satu hari!
Pihak penyelenggara mengatakan anggota kontingen Seychelles berusia 67 tahun kolaps dan meninggal dunia di babak terakhir pada Kamis (14/8).
Tim medis sudah melakukan segala cara untuk menyelamatkan pecatur pria itu, termasuk menggunakan defibrilator. Namun, usaha tersebut sia-sia.
"Tim Palang Merah ada di tempat pertandingan dan segera melakukan pertolongan pertama. Ambulans tiba beberapa saat kemudian dan melanjutkan perawatan darurat," sebut pernyataan di situs resmi turnamen.
Juru bicara turnamen, Jarle Heitmann, mengatakan satu pecatur lain yang meninggal dunia berasal dari Uzbekistan. Dia ditemukan sudah tak bernyawa di kamar hotelnya.
Heitmann mengatakan kedua pecatur tersebut meninggal dunia secara alami. Pihak kepolisian Tromso mengatakan lewat twitter tak ada dugaan kasus kriminal dalam kejadian ini.

Tiongkok berhasil merebut titel pada kategori open, sementara gelar juara sektor putri di turnamen catur dua tahunan itu diraih Rusia.
http://en.chessbase.com/post/deaths-at-the-chess-olympiad

Jumat, 09 Mei 2014

Carlsen di MIT Moscow 2014



2014/04/12 - Institut Fisika dan Teknologi Moskow adalah Universitas terkemuka di Rusia dalam bidang Fisika dan Matematika terapan. Mereka mengundang Magnus Carlsen dengan kapasitas sebagai Juara Dunia dan juga dianggap sebagai Duta Besar untuk Catur.
Carlsen melakukan dua pertandingan simultan disana, dan juga melakukan wawancara TV yang dipandu oleh presenter TV Tina Kandelaki. Berikut adalah sebagian dari transkrip pertanyaan presenter dan audiens.

Anda Pecatur muda yang hebat

Saya tidak menganggap diri saya seperti pecatur muda. Ada banyak mucul pemain muda sekarang yang jauh lebih muda dari saya. Saya telah bermain catur di turnamen terkuat di dunia sejak saya berusia 16 tahun, dan sekarang saya 23 tahun.
Saya pikir jika Anda sudah melakukan sesuatu di tingkat atas selama tujuh tahun, Anda tidak lagi dianggap muda. Anda akan disebut pemain veteran atau pemain berpengalaman. Saya sudah bermain catur untuk waktu yang lama, jadi saya tidak menganggap diri saya seorang pemain muda lagi.

Mengenai Wanita

Saya suka wanita yang ramah dan supel serta bisa mengambil inisiatif karena saya tidak selalu bisa mengambil inisiatif. Jadi sangat menyenangkan bila ada orang lain yang melakukannya.

Mengenai Komputer

Saya tidak pernah menganggap komputer sebagai lawan. Dalam permainan catur, saya pikir lebih menarik bermain melawan manusia. Bagi saya, cukup jelas bahwa komputer sekarang jauh lebih superior dari pada pecatur (terbaik) seperti saya.
Komputer bagi saya hanya sebagai alat untuk menganalisis, sebagai sesuatu yang dapat membantu Anda, daripada harus melawannya.

Pemain Catur Idola

Tidak ada grandmaster tertentu dari masa lalu atau saat ini yang saya jadikan sebagai idola. Saya pikir, jika Anda mencoba untuk menjadi seperti seseorang, maka sulit untuk menjadi yang terbaik.
Pada titik tertentu Anda harus menciptakan gaya Anda sendiri, identitas Anda sendiri. Tetapi salah satu pemain catur yang partainya saya pelajari sewaktu masih muda adalah Vladimir Kramnik. Pecatur terkuat Rusia. Permainannya sedikit banyak mempengaruhi saya.

Mengenai Rutinitas sehari-hari

Saya tidak memiliki jadwal tertentu. Saya meluangkan waktu setiap hari untuk mempelajari partai yang pernah saya mainkan, memeriksa beberapa ide kecil. Tetapi selain itu, saya menghabiskan sebagian besar waktu dengan bekerja memakai kepala saya.
Otak saya terus bekerja pada posisi catur yang berbeda. Saya yakin pecatur hebat akan memberitahu Anda hal yang sama, bahwa jika Anda seorang pemain catur, pikiran Anda akan bekerja memikirkan catur sepanjang waktu.

Apakah ada sesuatu yang lebih penting daripada catur?

Saya tidak punya waktu untuk memikirkan pertanyaan sulit seperti itu. Saya pikir pada titik tertentu, jika saya harus memilih antara bermain catur selamanya dan memiliki keluarga, saya mungkin akan memilih keluarga.

Masalah dengan ketenaran?

Jelas sebuah kebahagiaan ketika orang ingin bertemu dengan Anda dan ingin mengambil gambar Anda dan seterusnya, tapi kadang-kadang sedikit terlalu berlebihan. Setiap kali Anda mengatakan tidak untuk pertanyaan seperti ini maka seseorang akan merasa tidak bahagia.
Tapi secara umum saya mencoba untuk melakukan hal-hal ini asalkan tidak menimbulkan terlalu banyak masalah.

Apakah ada keinginan untuk Bekerja di perusahaan seperti Microsoft atau Facebook setelah tidak lagi bermain catur?

Saya percaya bahwa sepintar apapun Anda, Anda masih harus meluangkan waktu untuk belajar untuk sesuatu yang baru. Saya pikir jika salah satu perusahaan besar ada yang mempekerjakan saya hari ini maka itu akan menjadi suatu kesalahan. Saya bisa melakukan sesuatu yang lain dengan baik, tapi saya harus menghabiskan banyak waktu untuk belajar terlebih dahulu. Saya tidak percaya bahwa jika Anda pandai bermain catur, atau baik di fisika atau sesuatu seperti itu, Anda secara otomatis menjadi baik pada sesuatu yang lain. Saya pikir apa pun yang Anda lakukan, Anda perlu waktu untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan untuk memahami segalanya.

Sumber: http://en.chessbase.com/post/carlsen-at-mit-moscow-style

Selasa, 22 April 2014

Hasil Round 2 (Vugar Gashimov Memorial 2014)

Hasil round 2 (dua) yang dipertandingkan pada pukul 18.00 wib tanggal 21 April 2014 :
1. Caruana - Karjakin (1/2- 1/2)
2. Carlsen - Nakamura (1 - 0)
3. Mamedyarov - Radjabov (1/2- 1/2)