Kamis, 20 Agustus 2015

BLIND SPOT

Oleh DJONI CHESS . Pencerahan NON TEHNIS dalam prestasi catur anda untuk MENUJU KEJURNAS CATUR 2015 semoga bermanfaat, salam !

Novac Djokovic menjadi petenis nomor satu dunia sejak 4 Juli 2011. Namun pada tahun 2013 Ia kehilangan predikat tsb karena dikalahkan oleh Rafael Nadal dari Spanyol lalu ditaklukkan oleh Andy Murray dari Inggris . KEKALAHAN BERUNTUN yang Ia alami , membuatnya BERPIKIR , apa yang salah dalam dirinya . Pada akhirnya Djokovic menghubungi Boris Becker seorang mantan petenis dunia senior . Komunikasi yang dijalani secara intens membuat Djokovic BANYAK BELAJAR , bahkan hal2 yang sebelumnya tidak /kurang diketahuinya atau yg Ia sering lupa , jadi Ia sadari seperti bagaimana mengatasi tekanan di lapangan , MELIHAT KELEMAHAN LAWAN , atau area2 yang TIDAK BISA Ia Lihat sendiri selama ini.

BLIND SPOT sebuah istilah utk menggambarkan area dimana seseorang yang tidak /kurang mampu melihat hal2 oleh matanya sendiri . Maka dari itu Ia membutuhkan seorang pelatih atau pihak lain utk MEMBANTUNYA MELIHAT dari SISI yg berbeda yang TIDAK DAPAT DIKETAHUINYA SENDIRI . banyak olahragawan yang sudah berhasil / di puncak prestasi secara nasional atau pun Internasional TETAP menggunakan jasa mentor , guru atau pembimbing utk menolong mereka. Bahkan seorang penyanyi sekaliber Agnes Monica masih memakai jasa guru vocal . Padahal kalau diminta utk menyanyi , suara gurunya masih kalah jauh dgn Agnes M . Tetapi Ia tetap membutuhkan PELATIH utk MELIHAT APA YANG MASIH KURANG, bahkan utk MENGINGATKAN dan MENARIK KAPASITASNYA lebih tinggi lagi. Sebab TANPA PEMBIMBING seseorang cenderung berlatih seenaknya , KURANG DISPIPLIN , apalagi kalau sedang malas cenderung utk tidak latihan atau mengurangi JAM LATIHAN CATURNYA. Semnetara kalau ada pengajar yg cocok dan terpercaya , Ia akan mendorong sampai MAKSIMAL 


Sebagai seorang pecatur yunior /dewasa sudahkah anda memiliki seorang PEMBIMBING atau Coach ? Kerapkali kita merasa sudah OK , sudah MEMADAI , PADAHAL masih ada banyak hal yang PERLU DIPERBAIKI dari gaya/ performance permainan catur anda. Sekalipun anda mempunyai MATA SETAJAM RAJAWALI , anda tidak mampu melihat BLIND SPOT di punggung sendiri . Suatu ungkapan menyebutkan :” Berdua lebih baik dari seorang diri karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka”. (Disarikan dari bisnis-office-ministry).

Minggu, 16 Agustus 2015

Kamis, 13 Agustus 2015

Kejurnas Catur 2015 akan diadakan pada bulan Oktober mendatang di Jakarta.

KBRN, Jakarta : Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Hendri Hendratno mengatakan tempat kejuaraan nasional pertandingan catur yang seharusnya akan diadakan di Maluku, rencananya akan dipindah ke DKI Jakarta. Kata Hendri faktor biaya membuat rencana kegiatan berubah.

"Maluku kondisi ekonominya saat ini tidak siap, jadi mau gak mau PB Percasi ambil alih, dan kami akan pusatkan kejuaran nasional catur, kemungkinan besar akan diadakan di Jakarta," ucap Hendri dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Lebih lanjut Hendri menilai dipindahnya tempat kejuaran nasional catur, karena faktor sponsor. Belum adanya sponsor dalam turnamen nasional tersebut, membuat kejuaraan olahraga otak itu bergerak pelan-pelan.

"Belum ada sponsor, keuangan negara juga sedang menipis," ujarnya.

Pelaksanaan kejuaran nasional Catur 2015 rencananya akan diikuti oleh 700 lebih atlet yang berasal dari 34 propinsi di seluruh Indonesia. Seluruh atlet akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam beberapa nomor pertandingan dari tiga kategori yakni kelompok senior putra-putri, junior putra-putri serta kelompok terbuka. Kejuaran nasional catur akan diadakan pada bulan Oktober mendatang.

Source : http://rri.co.id/post/berita/185658/olahraga/kejurnas_catur_akan_diselenggarakan_di_jakarta

Kamis, 02 Juli 2015

Ramadhan Chess In Malaysia





DATE:  05 July 2015 (Sunday)
VENUE: Selayang Capital Complex

Event: Round Robin  (10 players per group)
           Rapid ( 10 mins + 10 sec)

Categories: (Fees)
Group A: Guest -  RM 40
Group B : Invitation -RM 50
Novice & Junior : National rating < 1400  - RM 50

Organiser: MCF Secretariat

Contact Person  (Registration):
Sophian Yusuf ( Tel/wassup : 013 3839242)

Juara Dunia Catur Magnus Carlsen Dihajar Dikandang Sendiri

Foto: Wikipedia (Magnus Carlsen)
Belum pernah juara dunia catur Magnus Carlsen dipermalukan seperti ini. Tiga kali kalah dari empat babak dan itu terjadi di negaranya sendiri, Norwegia. Siapapun yang melihat klasemen sementara turnamen catur Norway Chess 2015 pasti tidak akan percaya. Magnus Carlsen berada diurutan paling buncit dari 10 peserta!

Norway Chess adalah sebuah turnamen catur tahunan yang sudah diselenggarakan untuk ketiga kalinya. Tetapi khusus untuk tahun ini merupakan turnamen pertama dari rangkaian tiga sirkuit catur yang tergabung dalam the Grand Chess Tour 2015.

Grand Chess Tour adalah sebuah kolaborasi baru diantara tiga penyelenggara turnamen catur elit yaitu the London Chess Classic, the Norway Chess dan the Sinquefield Cup yang telah diumumkan secara resmi tanggal 24 April 2015 bertempat di St Louis, Missouri, Amerika Serikat. Kreatornya adalah Garry Kasparov dengan dibantu pendanaan oleh konglomerat AS Rex Sinquefield.

Untuk tahun 2015, rangkaian turnamen ini akan dipentaskan di tiga tempat: the Norway Chess di Stavanger 15-26 Juni, the Sinquefield Cup di Saint Louis, AS tanggal 21 Agustus- 3 September dan the London Chess Classic di London, 3-14 Desember 2015.

Bahkan yang lebih mengejutkan lagi dalam konferensi pers saat pembukaan turnamen the Norway Chess 2015, Garry Kasparov mengatakan bahwa tahun 2016, Jakarta, Indonesia, akan menjadi salah satu penyelenggara seri turnamen catur super elit the Grand Chess Tour 2016. Beritanya bisa dibaca ditulisan saya sebelumnya.

Kembali ke judul, the Norway Chess 2015 yang sudah berlangsung empat babak di kota minyak Stravanger, Norwegia ini diikuti oleh 10 pecatur elit dunia yaitu:

GM Magnus Carlsen (Norwegia), GM Fabiano Caruana (Italia), GM Alexander Grischuk (Rusia), GM Veselin Topalov (Bulgaria), GM Viswanathan Anand (India), GM Levon Aronian (Armenia), GM Anish Giri (belanda), GM Hikaru Nakamura (USA) GM Maxime Vachier-Lagrave (Perancis) dan GM Jon Ludvig Hammer.

Bermain di depan publiknya sendiri, Magnus Carlsen benar-benar mengalami hari-hari kelabu dalam karir caturnya yang gilang gemilang. Dimulai di babak pertama ketika dia dinyatakan kalah waktu melawan pecatur Bulgaria GM Vaselin Topalov dalam posisi menang. Sulit membayangkan seorang juara dunia kalah karena tidak tahu peraturan.

Partainya sendiri berlangsung dengan tipikal khas Carlsen. Tidak ada keunggulan dalam pembukaan dan babak tengah. Dia menggiring lawan ke permainan babak akhir walaupun dengan Gajah berlainan warna. Lalu, tiba-tiba dia kalah waktu di langkah ke 60. Carlsen mengira dia akan mendapat waktu tambahan 15 menit seperti biasa setelah langkah terakhirnya, sehingga membuatnya sejenak bersantai. Ternyata tidak, yang terjadi adalah “bendera jamnya” jatuh.

Peraturan waktu kontrol di Grand Chess Tour adalah 40 langkah dalam 2 jam diikuti dengan 1 jam +30 detik per langkah sejak langkah ke- 41 tanpa ada lagi tambahan waktu sampai pertandingan berakhir. Semua tertulis dalam kontrak yang ditanda tangani oleh semua pemain. Sayangnya, Carlsen tidak membacanya!

Bahkan sebelum babak pertama dimulai, wasit kembali mengumumkan aturan baru ini dan lagi-lagi, sayangnya, Carlsen tidak mendengarnya karena dia datang terlambat! Kekalahan menyakitkan ini sangat memukul mental Carlsen yang biasanya sangat kuat sehingga di babak kedua dia kembali kalah dari GM Fabiano Caruana.

Dibabak ketiga, pahlawan catur Norwegia ini harus menghadapi GM Anish Giri pecatur muda Belanda yang belum pernah dikalahkannya. Dia luput melihat langkah menang di langkah ke-38 dan harus puas dengan hasil remis.

Pucaknya adalah saat bertemu rival utamanya mantan juara dunia lima kali dari India: GM Viswanathan Anand di babak keempat. Carlsen sudah mempermalukan Anand dalam dua kali pertemuan mereka saat perebutan gelar juara dunia. Bahkan yang lebih menyakitkan adalah saat Anand disiksa Carlsen di tanah kelahirannya sendiri di Chennai, India, tahun 2013 silam.

Ini dendam lama. Harus dibalas dengan cara yang sama dan Anand berhasil membalas sakit hati dengan melumat Carlsen di negaranya sendiri. Seluruh Norwegia heboh. Pahlawan catur mereka dieksekusi di depan mata mereka sendiri. Sungguh sebuah peristiwa yang sangat memalukan.

Media Norwegia lebih dramatis memberitakannya. Pada paruh kedua tahun 1200, Raja Magnus mendirikan Biara Lagabøte Utstein di Stavanger. Lebih dari 700 tahun kemudian Raja Catur Magnus Carlsen mengalami kekalahan pahit di Biara itu. Babak ke empat

Norway Chess memang mengambil tempat di Biara Lagabøte Utstein yang terletak di pulau Mosterøy di Rennesoy, wilayah Stavanger. Saat ini biara tersebut lebih banyak difungsikan  untuk kegiatan konser musik, seminar dan konvensi. Untuk menuju kesana para pemain diantar dengan kapal feri dari sebuah pelabuhan kecil.

Carlsen sendiri tidak ikut bergabung dengan mereka karena dia menggunakan kendaraan pribadi mobil sport merk Tela terbarunya meskipun yang mengemudikan ayahnya karena juara dunia itu ternyata belum mempunyai SIM!

Kekalahan beruntun Magnus Carlsen ini mungkin tidak perlu terlalu di besar-besarkan. Ini cuma salah satu turnamen catur biasa. Bukan perebutan gelar juara dunia. Bermain di rumah sendiri memang selalu memberikan tekanan beban tanggung jawab besar. Itulah sebabnya Magnus selalu gagal menjuarai turnamen ini sejak diselenggarakan dua tahun lalu.

Sejauh ini GM Jon Ludvig Hammer, pecatur wakil tuan rumah yang dianggap paling lemah telah berhasil memenuhi janjinya. Sebelum Norway Chess dimulai, dia berkata bahwa target utamanya dalam turnamen ini adalah mengalahkan Magnus Carlsen. Perkataannya GM Jon Ludvig Hammer terbukti setelah ia mengalahkan juara dunia Magnus Carlsen pada babak terakhir atau babak sembilan.


Sumber: en.chessbase, chesscom

Medina Warda Aulia Dapat Undangan Pelatihan Dari Ketua Komisi Catur Wanita (GM Susan Polgar)

Pecatur putri peringkat 4 dunia junior  dari Indonesia, WGM Medina Warda Aulia, mulai tanggal 29 Juni sampai 4 Juli 2015 akan tampil di kampus Webster University Vienna, Austria. Bukan untuk kuliah tetapi untuk mengikuti program the 2nd Annual WOM Chess for Girls. Apa itu? Bagaimana kisahnya sehingga salah satu pecatur terbaik wanita Indonesia itu bisa berada disana? Berikut adalah jalan ceritanya.

Dalam struktur organisasi FIDE terdapat beberapa Komisi. Salah satu diantaranya adalah Komisi Catur Untuk Wanita (The FIDE Commission for Women’s Chess) yang diketuai oleh GM Susan Polgar.

Sejak akhir tahun 2013, Commission for Women’s Chess (WOM) ini sangat aktif mempromosikan catur dikalangan gadis-gadis muda di seluruh dunia. WOM misalnya telah memberikan sesi pelatihan kepada pecatur-pecatur putri  junior di Amerika Latin agar mereka cepat berkembang dan mampu meraih norma maupun gelar serta mendapat pengalaman bertanding di kompetisi internasional.

Susan Polgar atas nama WOM bekerja sama dengan Accademia Internazionale Di Scacchi pada tahun yang sama juga telah memberikan pelatihan kepada 10 pecatur top junior Italia. Menyusul kemudian di Botswana dan Madagaskar.

Tidak hanya di negara-negara yang disebutkan di atas. WOM juga telah mengambil inisiatif memberikan pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan bermain catur bagi pecatur-pecatur wanita junior yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar rating FIDE.

Presiden FIDE Kirsan Ilyumzhinov secara pribadi telah setuju menyediakan dana sebesar 40.000 euro untuk penyelenggaraan dua sesi pelatihan eksklusif bagi pecatur wanita muda paling berbakat dari seluruh dunia pada tahun 2014. Bukan hanya itu, dia juga berjanji untuk mengucurkan dana tahunan sebesar € 20.000 untuk satu kali sesi pelatihan eksklusif.

Mendapat dukungan kuat dan bantuan dana dari Presiden FIDE, Susan Polgar langsung bergerak cepat. Bekerjasama dengan Webster University dan Yayasan Susan Polgar, dia menggelar dua turnamen dan pelatihan sekaligus tahun 2014.

Turnamen dan pelatihan pertama diselenggarakan di Eropa, dengan mengambil tempat di kampus Webster University di Jenewa, Swiss, tanggal 23-28 Juni 2014. Tajuknya diberi judul: WOM Webster Geneva 1st Chess for Girls Europe Tournament. Pesertanya adalah:

De Seroux, Camille (Switzerland), Foisor, Veronica (Romania), Gevorgyan, Maria –(Armenia), Havanecz, Bianka ( Hungary), Ivanow, Anna (Poland), Mammadzada, Gunay (Azerbaijan) , Osmanodja, Filiz (Germany), Shvayger, Yuliya (Israel), Styazhkina, Anna (Russia) dan Ziaziulkina, Nastassia (Belarus).

Turnamen ini berhasil dimenangkan oleh WIM Shvayger (Israel) dengan runner up WFM Gevorgyan (Armenia).

Turnamen dan pelatihan pertama di Asia yang diberi tajuk: “Chess for Top Girls Asia” berlangsung di kota Ho Chi Minh City (Saigon), Vietnam tanggal 2-7 Juli 2014. Pesertanya adalah:

1. WGM Medina Warda Aulia INA 2. WGM Khademalsharieh Sarasadat IRI 3. WIM Hoang Thi Nhu Y VIE 4. WIM Enkhtuul Altan-Ulzii MGL 5. WFM Kurbonboeva Sarvinoz UZB 6. WGM Abdumalik Zhansaya KAZ 7. WIM Ivana Maria Furtado IND 8. WGM Padmini Rout IND 9. WFM Le Hoang Tran Chau VIE 10. WIM Nguyen Thi Mai Hung VIE

Pemenang turnamen ini adalah WGM Padmini Rout dari India dengan runner up WGM Median Warda Aulia. Uniknya, satu-satunya kekalahan Padmini Rout dialami saat berhadapan dengan Medina di babak ke-4. Ini adalah tahun terakhir Padmini di kelompok junior.
 TAHUN 2015

Tahun ini, turnamen dan pelatihan tidak lagi diselenggarakan di dua tempat Eropa dan Asia tetapi langsung di satu tempat yaitu di kampus Universitas Webster di Wina, Austria mulai 29 Juni sampai 4 Juli 2015. Turnamen ini diberi tajuk: the 2nd Annual WOM Chess for Girls. Sponsornya adalah FIDE WOM, Webster University, Federasi Catur Austria dan Susan Polgar Foundation.

Sepuluh bakat muda gadis-gadis junior terbaik dari seluruh dunia (dari 10 negara yang berbeda!) diundang berdasarkan daftar Peringkat Top Girls bulan April 2015, dengan pembatasan, hanya ada satu pecatur yang diizinkan mewakili satu federasi. Mereka adalah:

1. Ziaziulkina, Nastassia (Belarus) 2423
2. Sara (Iran) 2412
3. Medina  Warda  Aulia (Indonesia) 2412
4. Abdumalik , Zhansaya (Kazakhstan) 2393
5. Osmak, Iulija (Ukraine) 2368
6. Rodriguez, Paula (Colombia) 2358
7. Davaademberel, Nomin-Erdene (Mongolia) 2337
8. Bykova, Anastasia (Russia) 2337
9. Mammadzada, Gunay (Azerbaijan) 2336
10. Gazikova, Veronika (Slovakia) 2314
Sesuai dengan tujuan utamanya yang lebih menitik beratkan pelatihan, maka jadwalnya adalah sebagai berikut:
Empat hari pertama akan diisi dengan sesi pelatihan yang langsung dipimpin oleh Susan Polgar dan timnya dari Webster University, AS.
Sementara dua hari terakhir akan ditutup  dengan kompetisi Catur Cepat yang terbuka untuk disaksikan umum dan akan berlangsung 2 hari dengan sistem round robin 15 menit + 10 detik per langkah.
Tanggal 3 Juli kompetisi jam: 09:30, 11:00, 14:00, 15:30, 17:00
Tanggal 4 Juli kompetisi jam: 09:30, 11:00, 14:00, 15:30
Mengapa WGM Medina Warda Aulia diundang ke turnamen ini, karena bulan April 2015 dia menempati peringkat 7 dunia junior putri walaupun sekarang, Juli 2015 dia sudah naik ke peringkat ke-4 dunia.
Tentu saja selama di Austria, akomodasi berupa hotel bintang 4 dan konsumsi untuk 10 peserta semuanya ditanggung oleh Susan Polgar dan sponsor termasuk total hadiah untuk turnamen catur cepat sebesar 6,050 euro.
Sementara itu WGM Goryachkina, Aleksandra yang menempati peringkat 1 dunia junior tidak tampil. Ketika hal ini saya tanyakan kepada Susan Polgar melalui twitter, dia menjawab: Decision by Russian Federation. Not sure why. “Itu keputusan Federasi Catur Rusia, tidak jelas kenapa,” jawabnya.
Mudah-mudahan tahun depan, sudah ada generasi kedua putri Indonesia yang akan menggantikan Medina mengikuti program ini.

Sumber: Chessdailynews.com - Paul Truong FB

Jumat, 19 Juni 2015

10 Pecatur Terbaik Dunia Akan Bermain di Ibukota Negara Indonesia (Jakarta)

Foto: Josephy.org
Kabar mengejutkan datang dari kota Stavanger, Norwegia. Dalam konferensi pers saat pembukaan turnamen the Norway Chess 2015 dua hari lalu, Garry Kasparov mengatakan bahwa tahun 2016, Jakarta, Indonesia, akan menjadi salah satu penyelenggara turnamen catur super yang merupakan bagian dari sirkuit the Grand Chess Tour 2016. Rumor ini memang sudah berhembus sejak bulan Februari lalu, walaupun beritanya masih samar-samar.

Rumors were finally confirmed that the plan is to include a fourth tournament in Jakarta, Indonesia in the 2016 Grand Chess Tour. The main idea is to have tournaments in all continents, “so that all the continents will have a chance to see all the best players in action,” explained Kasparov. “Wish us luck,” he added, seperti dikutip dari Chess.com.

Grand Chess Tour adalah sebuah kolaborasi baru diantara penyelenggara turnamen catur the London Chess Classic, Norway Chess dan the Sinquefield Cup yang telah diumumkan secara resmi tanggal 24 April 2015 bertempat di St Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Pada konferensi pers tersebut, Tony Rich, direktur eksekutif the Chess Club and Scholastic Center of Saint Louis mewakili the Sinquefield Cup mengatakan bahwa ke tiga turnamen besar ini akan bergabung menjadi rangkaian sirkuit catur baru yang tahun ini diberi nama Grand Chess Tour 2015.

The Grand Chess Tour dibuat hanya dengan satu tujuan: “Untuk menunjukkan bagaimana seharusnya sebuah organisasi tingkat tinggi menyelenggarakan turnamen catur bagi pemain terbaik di dunia,” tambah Tony Rich.

"Saya menjamin turnamen ini akan menjadi turnamen berkualitas tinggi," kata Rex Sinquefield, orang super kaya di belakang suksesnya penyelenggaraan Piala Sinquefield dan semua kegiatan catur lainnya di St. Louis AS. Dia juga bersahabat baik dengan Garry Kasparov yang merupakan kreator the Grand Chess Tour 2015.

Untuk tahun 2015, rangkaian turnamen ini akan dipentaskan di tiga tempat. the Norway Chess di Stanger 15-26 Juni, the Sinquefield Cup di Saint Louis, AS tanggal 21 Agustus- 3 September dan the London Chess Classic di London, 3-14 Desember 2015.

Sembilan pecatur yang sudah mengkonfirmasi untuk berpartisipasi sebagai peserta adalah:

GM Magnus Carlsen (Norwegia), GM Fabiano Caruana (Italia), GM Alexander Grischuk (Rusia), GM Veselin Topalov (Bulgaria), GM Viswanathan Anand (India), GM Levon Aronian (Armenia), GM Anish Giri (belanda), GM Hikaru Nakamura (USA) dan GM Maxime Vachier-Lagrave (Perancis).

Setiap peyelenggara turnamen berhak untuk menambahkan pemain ke-10 yang merupakan jatah mereka sebagai tuan rumah. Namun sembilan peserta lainnya bersifat permanen. Untuk mendapatkan peserta ke 10, penyelenggara Norwegia telah melakukan turnamen kualifikasi yang diikuti oleh enam pecatur dan pemenangnya adalah GM Jon Ludvig Hammer.

Tahun ini, dua pecatur yang berada di peringkat top 10 dunia yaitu GM Vladimir Kramnik dan GM Wesely So menolak berpartisipasi karena jadwal mereka sudah terlanjur penuh. "Saya mendapat banyak undangan tahun ini. Menambah dengan tiga turnamen lainnya, terlalu banyak. Saya khawatir, saya tidak akan melihat keluarga saya sepanjang tahun dan yang kedua saya akan masuk rumah sakit karena kelelahan" kata Kramnik memberi alasan.

Masing-masing dari tiga turnamen ini akan menyediakan hadiah sebesar USD. 300.000,- . Juara dari setiap turnamen dan peserta lainnya juga akan bersaing mengumpulkan poin diakhir seluruh turnamen untuk mendapatkan hadiah USD. 150.000.- Juara tur keseluruhan akan menerima tambahan USD. 75.000. Total uang hadiah untuk semua rangkaian turnamen ini adalah USD. 1.050.000.

Kalau turnamen The Grand Chess Tour 2016 benar-benar terlaksana, dimana Jakarta akan menjadi turnamen ke empat, maka inilah turnamen catur terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Pesertanya tidak tanggung-tanggung. Selain melibatkan juara dunia Magnus Carlsen, peserta lainnya diambil dari sembilan peringkat terbaik dunia berdasarkan elo rating mereka tahun 2016.

NORWAY CHESS TOURNAMEN 2015, CARLSEN KALAH DUA KALI

Ini untuk ke 3 kalinya turnamen ini digelar. Tetapi khusus untuk tahun ini merupakan turnamen pertama dari rangkaian tiga sirkuit catur yang tergabung dalam the Grand Chess Tour 2015 dan akan berlangsung pada 15- 26 Juni 2015, di Stavanger, Norwegia. Pada babak pertama terjadi peristiwa yang mengejutkan. Carlsen kalah waktu di babak pertama.

Sulit membayangkan seorang Juara Dunia kalah karena tidak tahu peraturan. Bukan hanya di Norwegia, penggemar catur di seluruh dunia juga bertanya-tanya dengan kekalahan Magnus Carlsen dari Vaselin Topalov dalam posisi menang. Partainya sendiri berlangsung dengan tipikal khas Carlsen. Tidak ada keunggulan dalam pembukaan dan babak tengah. Dia menggiring lawan ke permainan babak akhir  walaupun dengan Gajah berlainan warna. Lalu, tiba-tiba dia kalah waktu di langkah ke 60.

Carlsen mengira dia akan mendapat waktu tambahan 15 menit seperti biasa setelah langkah terakhir  ini, sehingga membuatnya sejenak bersantai. Ternyata tidak, yang terjadi adalah “bendera jamnya” jatuh. Peraturan waktu kontrol di Grand Chess Tour adalah 40 langkah dalam 2 jam diikuti dengan 1 jam + 30 detik per langkah sejak langkah ke- 41 tanpa ada lagi tambahan waktu sampai pertandingan berakhir. Semua tertulis dalam kontrak yang ditanda tangani pemain. Sayangnya, Carlsen tidak membacanya!

Kekalahan konyol ini mungkin masih mempengaruhi Carlsen sehingga di babak kedua dia kembali kalah dari GM Fabiano Caruana. Peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi. Juara Dunia berada ditempat terbawah di tabel skor. Memang masih ada 7 babak lagi, tetapi akan sangat sulit bagi Carlsen untuk meraih tempat pertama mengingat lawan-lawan berikutnya yang sangat kuat-kuat. Apalagi turnamen ini seperti tidak bersahabat dengan dirinya. Dua tahun berturut-turut dia gagal menjadi juara.

Dipecundangi  dalam dua kali pertemuan terakhir mereka membuat Caruana lebih siap. Kali ini dia bermain sangat kuat. Carlsen kembali memilih pertahanan Berlin. Tahun lalu dia kalah dari Caruana di Shamkir dan berpikir akan mengejutkan lawannya dengan 12… Bf5. Namun Caruana tidak kaget karena  telah melihat variasi ini secara menyeluruh sekitar dua minggu sebelumnya di turnamen GrandPrix Khanty Mansiysk saat berhadapan dengan Dominguez Perez.

Lawan-lawan Carlsen memang terjun di turnamen tingkat tinggi sebelum datang ke Norwegia sementara Carlsen lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain simultan.

Berikut adalah partai kedua antara Fabiano Caruana dengan Magnus Carlsen. Kali ini Carlsen benar-benar takluk bukan karena jam caturnya jatuh.

Ruy Lopez
Putih: Fabiano Caruana (2805)
Hitam: Magnus Carlsen (2876)
3rd Norway Chess 2015 | Round 2 | 17 Jun 2015

1. e4 e5 2. Nf3 Nc6 3. Bb5 Nf6

Carlsen baru saja kalah menyakitkan di babak pertama sehingga Berlin menjadi pilihan yang sangat sangat logis di babak kedua. Tahun 2014 Carlsen kalah dari Caruana dengan Berlin di Shamkir. Tentu dia ingin mengujinya kembali setelah selesai direparasi di bengkel.

4. O-O Nxe4

Sudah banyak ahli yang mengatakan bahwa Caruana merupakan salah satu pemain terbaik, jika bukan yang terbaik di dunia dalam menghadapi Berlin. Tetapi Carlsen masih tetap penasaran ingin membuktikannya.

5. d4 Nd6 6. Bxc6 dxc6 7. dxe5 Nf5 8. Qxd8+ Kxd8 9. h3 h6 10. Rd1+ Ke8 11. Nc3 Ne7 12. b3

Caruana telah mencoba Bf4 beberapa kali sebelumnya. Langkah teks sedikit lebih tua dan belum terlihat dipakai sejak tahun 2013.

12… Bf5!?

Pilihan pertama mesin. Alternatif lain 12...Ng6 13.Ne2 a5 14.a4 Be6 (Kamsky-Akobian, 2012).

13. Nd4 Bh7 14. Bb2 Rd8 15. Nce2

Bagian dari persiapan Caruana. Posisi yang rumit akan timbul setelah . 15.e6 Nc8!? (Polgar-Howell, 2013). Kedua pemain tentu sudah melihat lanjutan partai ini. Caruana menyebutnya sebagai pisau bermata dua. Jangan main-main dengan pisau saat berhadapan dengan Carlsen.

15... Nd5 16. c4 Nb4 17. Nf4



17… Rg8!?

Semua langkah Caruana sebelumnya dijalankan nyaris tanpa berpikir. Dia baru berhenti melakukannya setelah melihat langkah terakhir Hitam. Langkah yang sangat menarik dari Carlsen yang dirancang untuk menghadapi e6.

18. g4!

Mengembangkan sayap Raja adalah hal yang paling umum di Berlin. Putih bermaksud mengamankan petak f5 untuk Kudanya. Sekarang 17… Rg8 menjadi terlihat meragukan. Itu sebuah kesalahan kata Caruana dalam konferensi pers. “17… Be7 jauh lebih berguna,” tambahnya.

18... Na6

Ini memang Berlin dan Hitam menunggu aksi Putih. Tetapi Kuda itu terlalu banyak berlari. Pilihan lain menurut Caruana 18... Nc2 19. Nxc2 Rxd1+ 20. Rxd1 Bxc2 21. Rd2 Bh7 mungkin layak dimainkan tetapi Carlsen menganggap posisi Hitam kurang nyaman.

19. Nf5 Nc5 20. Rxd8+ Kxd8 21. Rd1+ Kc8 22. Ba3!

Prophylactic move! Langkah yang sangat bagus ditujukan untuk mencegah Kuda menempati petak e6.

22… Ne6?

Carlsen gagal mengkalkulasi langkah terakhir Putih. Tetapi pilihan lain 22... b6 akan dijawab dengan 23. Kg2 Ne6 24. Nxe6 fxe6 dan Caruana menunjukkan trik manis disini dengan 25. Be7! exf5 26. Rd8+ Kb7 27. Bxf8 dan Putih unggul.

23. Nxe6 Bxa3

Sekarang Carlsen baru menyadari jika 23 ... fxe6 akan datang 24.Be7! Sebuah kesalahan kalkulasi yang fatal dari Juara Dunia ini. Lanjutan 24… b6 akan dibalas dengan 25.Rd8+ Kb7 26.Bxf8 exf5 27.e6 Putih menang.

24. Nexg7 Bf8

Semua langkah Carlsen selanjutnya tidak lagi berjalan dengan baik. Memang Caruana tidak bisa segera memundurkan Kudanya tetapi dia memiliki sesuatu di lengan bajunya:

25. e6! Bxf5

Jangan 25...fxe6 karena 26.Nxe6 dan Putih tidak punya kesempatan untuk mengambil Kuda di f5 karena ada ancaman mat di d8.

26. Nxf5 fxe6 27. Ng3

Setelah pertarungan babak tengah berakhir, posisi yang dihasilkan sama dalam jumlah bidak tetapi Putih terlihat mendominasi. Kudanya memiliki beberapa petak yang sangat baik untuk diduduki h5 dan e4. Bidak mayoritas di sayap Raja mustahil untuk dihentikan. Raja Hitam tidak dapat membantu karena jalannya terpotong Benteng Putih.

27... Be7 28. Kg2 Rf8 29. Rd3 Rf7 30. Nh5 Bd6 31. Rf3

Hitam menolak pertukaran Benteng. Tetapi menyerahkan lajur f sungguh tidak elok untuk dilihat.

31… Rh7 32. Re3

Biasanya, Carlsen selalu berhasil lolos dalam posisi sulit. Tetapi tidak kali ini. Caruana membuat babak akhir terlihat sangat mudah. Pilihan lain 32... e5 akan dijawab dengan 33. f4! exf4 34. Re8+ Kd7 35. Nf6# beritanya akan masuk koran dengan judul besar: Carlsen di matkan dengan Kuda!

32… Re7 33. f4 Ba3 34. Kf3 Bb2 35. Re2 Bc3 36. g5 Kd7 37. Kg4 Re8 38. Ng3 Rh8 39. h4

Fabiano Caruana memperlakukan Carlsen seperti pemula dalam permainan babak akhir. Bahkan dengan langkah yang lebih sederhana 39. Ne4 Bb4 40. g6 Putih akan menang mudah.

39... b6 40. h5 c5  41. g6!

Carlsen sudah menunjukkan wajah kalah disini. Caruana mungkin sedang mencari meja tempat kopi dihidangkan sehingga komentar selanjutnya tidak lagi diperlukan.

41… Re8 42. f5 exf5+ 43. Kf4 Rh8 44. Nxf5 Bf6 45. Rg2 1-0


Sumber: theguardian

Selasa, 16 Juni 2015

Cara Amerika Menguasai Catur Dunia

Cara Amerika Menguasai Catur Dunia
Bobby Fischer menjadi juara dunia pada tahun 1972. Pertandingan historisnya dengan Boris Spassky di Reykjavik membuat catur sangat populer di Amerika Serikat.  Tetapi setelah 43 tahun berlalu belum ada satu orangpun yang mampu  mengikuti  kembali jejak pecatur jenius  ini.
Setali tiga uang dengan kejuaraan  beregu. Tim catur AS terakhir menjadi juara Olimpiade tahun 1976 di Haifa, Israel. Untuk kejuaraan dunia antar tim yang dimulai sejak tahun 1985, AS hanya mampu sekali juara pada tahun 1993.
Belakangan ini Amerika Serikat mulai berbenah untuk menguasai pentas catur dunia. Mereka tahu  persis bahwa untuk menjadi penguasa dunia, tidak dibutuhkan  banyak pecatur. Hanya satu orang untuk menjadi juara dunia dan sekitar empat  pecatur untuk menjadi  juara dunia beregu dan juara  Olimpiade. Apa yang sudah mereka lakukan?

Tim Putra

Tahun 2015, Federasi Catur AS sudah bergerak cepat  menyusun ulang  serdadu  tim catur mereka. GM Wesley So telah berhasil “direkrut” dari Federasi Catur Filipina.  Si anak hilang GM Fabiano Caruana yang selama 10 tahun terakhir membela bendera Italia,  sudah dipanggil pulang.  Keduanya akan mendampingin GM Hikaru Nakamura, pecatur nomor satu AS saat ini.  Ketiga pemain ini berada di top 10 peringkat dunia FIDE bulan Juni 2015.

Maka di Olimpiade Catur yang akan berlangsung di Baku, Azerbaijan tahun 2016 nanti, tim AS yang saat ini menempati peringkat 4 dunia akan tampil sangat menakutkan karena formasi tim akan diisi oleh:

1. GM Fabiano Caruana (2805)
2. GM Hikaru Nakamura (2802)
3. GM Wesley So (2778)
4. GM Ray Robson (2674)


Dengan Hikaru Nakamura berusia 27 tahun, Fabiano Caruana  22 tahun, Wesley So  21 tahun serta Ray Robson 20 tahun maka tim  AS ini benar-benar sangat segar dan luar biasa kuat.

Sebagai perbandingan, China misalnya yang  merebut gelar juara dunia  beregu  belum lama ini  akan tampil dengan Ding Liren (2749), Li Chao (2748), Wang Yue (2726)  dan Wei Yi (2721)
Elo rating rata-rata  pecatur AS adalah 2764 sedangkan China “hanya”  2736.

Perorangan

Amerika Serikat  sudah berhasil meloloskan dua  pecaturnya ke Turnamen Kandidat 2016 yang diikuti oleh 8 pecatur untuk mencari penantang juara dunia Magnus Carlsen. Fabiano dan Nakamura berhasil lolos setelah menjuarai FIDE Grand Prix terakhir di Khanty-Mansiysk, Rusia bulan lalu.

Mereka masih dapat  mengajukan  satu lagi pecatur  tambahan misalnya Wesley So,  seandainya AS bersedia menjadi tuan rumah Turnamen Kandidat itu.
Dalam jangka panjang, sejak tahun 2012, telah dibuat  sebuah program yang disebut “Young Stars USA”. Program yang dirancang oleh mantan juara dunia Garry Kasparov ini bertujuan  untuk mempersiapkan dan mempercepat   pecatur-pecatur  muda  paling berbakat   di AS tampil di pentas dunia.
Program  ini disponsori oleh the Chess Club and Scholastic Center of Saint Louis milik bilioner Rex Sinquifield  yang “gila” catur  bekerja sama dengan Kasparov Chess Foundation. Mereka diberikan berbagai fasilitas menggiurkan. 




Selain disediakan  pelatih GM kelas  dunia,  juga ada sponsor yang membiayai perjalanan mereka mengikuti berbagai turnamen di seluruh dunia untuk mencari pengalaman dan meningkatkan elo rating.  Garry Kasparov secara pribadi juga turun tangan melatih bakat-bakat muda ini melalui serangkaian pelatihan intensif.
Sejauh ini hasilnya sudah terlihat. Dua peserta “Young Stars”  yaitu Sam Sevian  meraih  gelar GM diusia 13 tahun. Jeffery Xiong, 14 tahun  baru saja mendapat gelar GM setelah menjuarai Chicago Open 2015.

Masih ada  generasi yang lebih muda di Young Stars: Awonder Liang  yang baru memasuki usia 12 tahun.



Selain itu, untuk menjaring bakat-bakat baru,  kompetisi antar kelompok umur juga tetap berjalan di AS. Mereka terus mengirim pecatur-pecatur   muda mereka untuk  berkompetisi di  Kejuaraan Dunia Junior, agar  talenta-talenta terbaik mereka ini mendapat banyak  pengalaman bertanding.
Ada  2 strategi untuk dapat menjadi yang terbaik di dunia: melalui sistem pembinaan yang berkesinambungan dan berjangka panjang atau dengan sistem merekrut  talenta dengan kekuatan finansial.

Strategi pertama pernah membawa Uni Soviet mendominasi dunia catur selama puluhan tahun,   bahkan efeknya masih terasa sampai sekarang jauh setelah negara itu  bubar 25 tahun yang lalu. Sistem seperti itu bukan sesuatu yang dapat terbangun dalam jangka pendek.

Dimulai dengan Mikhail Chigorin di akhir abad ke-19 yang rajin menulis, mengajar, mendirikan klub dan asosiasi catur di Rusia, yang efeknya melahirkan dua juara dunia  Alexander Alekhine dan kemudian Mikhail Botvinnik di generasi selanjutnya.  Dengan dukungan negara Botvinnik berhasil membangun sebuah sistem pembinaan yang amat berhasil dan  kemungkinan besar tidak akan pernah terulang kembali.
Amerika telah memilih melakukan keduanya. Tinggal menunggu waktu untuk menikmati hasil kerja keras mereka.
Bagaimana dengan Indonesia? Mungkinkah di buat program “Young Stars Indonesia”? Tentu saja bisa kalau ada  sponsornya seperti  maskapai Garuda dan Kacang Garuda misalnya.

Selain  menjadi sponsor klub bola  Liverpool dan Real Madrid, tak ada salahnya mengucurkan sedikit uang mereka  untuk mensponsori anak-anak   berbakat catur di negeri ini agar mampu tampil di pentas dunia.

Foto: en.chessbase dan www.uschesschamps.com (http://www.kompasiana.com/cutayu/cara-amerika-menguasai-catur-dunia_5573c6c0149773fb4f13dbb1)

Kecurangan Tingkat Kejuaraan Catur Internasional

Perbuatan Curang Terungkap di Sebuah Turnamen Catur
Perbuatan curang dalam permainan catur semakin merajalela. Baru saja komunitas catur dunia dikagetkan dengan berita Gaioz Nigalidze yang tertangkap basah karena berbuat curang di Dubai Open 2015. Grandmaster asal Georgia ini, kepergok menganalisis partai caturnya di sebuah telepon genggam yang disembunyikan di dalam toilet.
Terbongkarnya kecurangan Nigalidze berawal dari kecurigaan lawan mainnya, Tigran Petrosian. Setelah menyelesaikan satu langkah, Nigalidze hampir selalu pergi ke toilet, yang tentu saja membuat Petrosian curiga. "Saya melihat dia selalu masuk ke bilik toilet yang sama, padahal dua bilik lainnya kosong," kata Petrosian, yang juga bergelar Grandmaster, seperti dikutip Mirror.co.uk (13/4).
Petrosian kemudian memberitahukan kecurigaannya ini pada wasit. Saat lawannya kembali pergi ke toilet, dia segera diikuti. Wasit kemudian menemukan sebuah telepon genggam yang disembunyikan di balik tisu toilet. Nigalidze membantah ponsel itu adalah miliknya. Namun saat diperiksa, di dalam ponsel itu terdapat akun media sosial atas namanya.

Ponsel itu juga tersambung kesebuah aplikasi catur yang sangat kuat. Gambar dilayar menunjukkan posisi gambar papan catur dengan susunan buahnya sama dengan susunan buah catur yang sedang dimainkan oleh kedua pemain. Nigalidze langsung diusir dari turnamen Dubai Open. Karir pecatur Georgia ini sekarang berada diujung tanduk.

1430503608146626073

Cheating di India
Kini berita yang  sama datang dari India. Pada babak ke lima turnamen catur Dr. Hedgewar Open 2015 yang berlangsung di Delhi, Dhruv Kakkar berusia 19 tahun tertangkap basah setelah ditemukan dua ponsel diikatkan ke kedua kakinya, dan mikro-speaker di telinga kirinya sesaat setelah dia mengalahkan GM veteran India asal Mumbai, Pravin Thipsay.
Anak muda ini sebelumnya telah mengalahkan dua pecatur kuat seperti Deepak Katiyar dan Abhishek Das sebelum bertemu GM Pravin Thipsay.
Berapakah elo rating Dhruv Kakkar? Hanya 1517 sementara elo rating GM Thipsay 2409. Selisih rating yang hampir mencapai 900 ini tentu tidak suli bagi GM ini untuk melumat lawannya.
Tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Thipsay malah kalah setelah pertandingan berjalan alot selama 87 langkah. Sebelumnya, Thypsay telah menyampaikan keluhannya kepada wasit.”Saya menyaksikan bahwa dia hanya membutuhkan sekitar dua menit untuk setiap langkah yang dilakukannya. Apakah itu langkah yang rumit atau hanya sekedar langkah sederhana,  misalnya  memakan dengan bidak,” kata Thipsay.
“Tetapi wasit meminta saya untuk terus melanjutkan. Pada langkah ke 29, saya jelas akan kalah dan memilih untuk menawarkan remis. Tetapi dia segera menolak tawaran itu,” tambah Thipsay.
Kecurigaan saya bertambah besar setelah dia tidak melihat langkah menang mudah yang sangat sederhana, seakan-akan dia menunggu konfirmasi dari seseorang,” tambah Thipsay lagi.
Akhirnya, setelah Thipsay merubuhkan Rajanya tanda menyerah, dia segera melihat kearah wasit dan Kakkar langsung  digiring ke kantor turnamen untuk diinterogasi.
Wasit kepala Dharmendra Kumar kemudian memberi penjelasan: "Saya pertama sekali memeriksa tasnya dan menemukan sepasang baterai. Kemudian, setelah tubuhnya digeledah, saya menemukan loop, sesuatu yang tampak seperti liontin India di lehernya dan tersembunyi di bawah kemejanya. Saya kemudian menemukan sabuk, baterai dan kabel. Di bawah celananya saya menemukan dua ponsel, satu di setiap kaki, tepat di atas pergelangan kaki, diikat dengan pita plastik. "

1430491524760090273
Sebuah mikro-speaker yang diselipkan di telinga kiri membantunya mendengarkan langkah yang disarankan oleh temannya bernama Shubham, yang duduk di depan komputer menggunakan software catur 'Fritz', sekitar 220 km jauhnya dari lokasi pertandingan di Yamuna Nagar.
Kakkar adalah mahasiswa jurusan teknik tahun kedua di Electronics JMIT di Yamuna Nagar. Dia kemudian membuat pernyataan tertulis mengakui perbuatan curangnya.
Dia juga mengakui bahwa dia menggunakan alat yang sama untuk memenangkan empat babak sebelumnya.
"Saya membuat sendiri perangkat ini dan berlatih dengan teman saya selama tiga hari sebelum menggunakannya dalam turnamen ini,” kata Kakkar.
Dia menambahkan, "Shubham akan menanyakan langkah yang dibuat oleh lawan saya. Saya akan menekan kaki saya di tanda setuju jika langkah yang diminta oleh teman saya adalah langkah yang benar. Dia kemudian akan membacakan pilihan terbaik yang disarankan oleh 'Fritz', dan itu yang saya jalankan.”
Kepala wasit segera mengusir Kakkar dari turnamen. Tindakan dari Federasi Catur India (AICF) masih ditunggu.
Seorang pecatur seperti Abhishek Das yang sudah memiliki tiga norma IM dan tinggal memenuhi syarat mendapatkan 2400 tetapi karena dia dikalahkan Kakkar membuatnya kehilangan hampir 20 poin. Untuk mendapatkan poin sebesar ini, dia harus menunggu turnamen baru selama beberapa bulan atau bahkan tahunan.
Diharapkan FIDE segera mengambil tindakan konkrit atas perbuatan curang seperti ini karena masalahnya sudah sangat serius. Kakkar mungkin bisa dihukum seumur hidup tetapi bagaimana dengan nasib rating poin pecatur yang “dicurinya?”.

Sumber: The Hindu 30/4/2015 Foto: Chess Club Live, Chesscom. (http://www.kompasiana.com/cutayu/perbuatan-curang-terungkap-di-sebuah-turnamen-catur_55485694547b618a162524f2)

Senin, 15 Juni 2015

AD/ART PERCASI TERBARU

ANGGARAN DASAR
PERSATUAN CATUR SELURUH INDONESIA

MUKADIMAH

Atas berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, maka Kemerdekaan Bangsa Indonesia telah sampailah pada perwujudan pengisian cita-citanya, yakni masyarakat adil dan makmur, material dan spiritual.

Bahwa untuk memajukan kesejahteraan umum, membentuk Manusia Indonesia yang Pancasilais serta mencerdaskan kehidupan bangsa, perlu mengadakan pembinaan kesehatan jasmani dan rohani bagi setiap warganya melalui Olahraga.

Bahwa kegiatan Olahraga di Indonesia adalah perwujudan dari kehendak serta keinginan hati nurani seluruh Rakyat Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaannya, berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti dikehendaki oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Bahwa sesungguhnya kegiatan Olahraga di Indonesia adalah kegiatan Rakyat Indonesia yang mencerminkan dan mewujudkan cita-citanya sebagai perjuangan Rakyat Indonesia, yang dengan sadar menghimpun dirinya dalam organisasi-organisasi yang teratur menurut jenis dan fungsinya.

Bahwa Olahraga Catur mengandung seni dan ilmu yang penuh dengan keindahan didalam memberikan nilai-nilai berharga, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Olahraga di Indonesia pada umumnya dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan kehidupan bernegara dan menjadi wahana untuk memupuk dan mempererat solidaritas antar bangsa dengan menjunjung tinggi harkat umat manusia.

Bahwa sadar akan tanggung jawab serta hakekat dan fungsi Olahraga Catur terhadap pembangunan kehidupan bangsa dan Negara, menganggap perlu untuk menyesuaikan gerak langkah senada dan seirama dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka segenap warga Olahraga Catur di Indonesia membentuk suatu organisasi Olahraga Catur Nasional bernama PERSATUAN CATUR SELURUH INDONESIA, dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I
U M U M

Pasal 1
Nama dan Domisili
1.1.   Organisasi ini bernama Persatuan Catur Seluruh Indonesia disingkat “PERCASI”.
1.2.   PERCASI berdomisili di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 2
Tempat dan Waktu Didirikan
PERCASI didirikan di Yogyakarta pada tanggal 17 Agustus 1950 untuk waktu yang tidak terbatas.

Pasal 3
Asas dan Dasar
PERCASI berasaskan falsafah Negara Pancasila dan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Pasal 4
Status
4.1.   PERCASI adalah organisasi olahraga catur nasional yang bersifat kekeluargaan dan profesional, dalam upaya membina dan mengembangkan bakat, kemampuan dan kesejahteraan pemain.
4.2.   PERCASI adalah  satu-satunya organisasi olahraga catur nasional yang berwenang mengkoordinasi dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga catur di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.3.   PERCASI merupakan mitra Pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan olahraga catur.
4.4.   PERCASI didalam melakukan kegiataannya yang berhubungan dengan olahraga catur internasional berstatus sebagai anggota Federation Internationale Des Echecs  (FIDE).
4.5.   PERCASI adalah lembaga swadaya masyarakat bersifat nirlaba dan tidak berafiliasi dengan kekuatan politik manapun juga.

Pasal 5
Tujuan, Fungsi dan Tugas

5.1.    Tujuan
PERCASI mempunyai tujuan mewujudkan prestasi olahraga catur yang dapat membanggakan Negara, membangun watak warga untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

5.2.   Fungsi
PERCASI mempunyai fungsi
a.   Meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembinaan olahraga catur secara nasional.
b.    Memasyarakatkan olahraga catur yang dibina oleh anggotanya untuk mencapai prestasi secara optimal.
c.    Memupuk dan membina persahabatan antar bangsa melalui olahraga catur, yang diwujudkan dengan menjalin hubungan dan / atau menjadi anggota organisasi keolahragaan Internasional.

5.3.   Tugas
PERCASI mempunyai tugas
a.    Membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan nasional di bidang pembinaan dan pengembangan olahraga catur.
b.    Mengoordinasi dan membina kegiatan olahraga catur yang pelaksanaannya dilakukan bersama Pengurus Provinsi PERCASI dan Pengurus Kabupaten/Kota PERCASI.
c.    Mengkoordinasi keikutsertaan seluruh anggota dalam event atau multievent nasional, regional, dan dunia.
d. Mengadakan evaluasi dan pengawasan untuk mencapai konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan.

Pasal 6
Hubungan Luar Negeri
6.1.   PERCASI berafiliasi serta menjalin hubungan dengan Federation Internationale Des Echecs (FIDE) dan organisasi regional yang berada dibawah naungan FIDE, ASIAN CHESS FEDERATION (ACF) dan ASEAN CHESS CONFEDERATION (ACC).

BAB  II
LAMBANG, BENDERA DAN SLOGAN

Pasal 7
Lambang

PERCASI memiliki lambang:
a.   Penampang kepala kuda sebatas leher di dalam lingkaran dan diatas kepalanya bersaloka 8 buah, diakronimkan dengan rambut kepalanya, serta penampang papan catur, sebagaimana digambarkan dalam lampiran I yang merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar ini, dengan penjelasan dan pengertian sebagai berikut: 
Kepala kuda berada di atas papan catur dan menghadap ke kanan. Warna dasar adalah merah dan putih. Warna kepala kuda dan saloka: oranye. Papan catur diakronimkan dengan petak warna putih dan hitam
b.   Di luar lingkaran terdapat: tulisan PERCASI di bagian atas dan tulisan CHESS INDONESIA di bagian bawah di antara kedua tulisan itu, di bagian kiri dan kanan, terdpat masing-masing setangkai padi bersaloka 17 butir. Tulisan PERCASI berwarna merah, sedangkan CHESS INDONESIA berwarna hitam. Di bawah lambang terdapat tulisan GENS UNA SUMUS berwarna biru.  
c.   Makna lambang adalah :
   Warna Oranye melambangkan keagungan, sedangkan warna merah lambang keberanian. Penampang kepala kuda dan papan catur, melambangkan jenis olahraga yaitu catur. Saloka 8 di atas kepala kuda melambangkan bulan 8 atau Agustus yang merupakan bulan kelahiran PERCASI. Butiran padi sebanyak 17 di kiri kanan lingkaran melambangkan tanggal 17 yang merupakan tanggal kelahiran PERCASI.

Lambang PERCASI wajib dipergunakan pada setiap kegiatan PERCASI, antara lain Musyawarah Nasional, Musyawarah Provinsi, Musyawarah Kabupaten/Kota, Rapat-rapat, Kejuaraan-kejuaraan baik Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota; dan khusus dalam mengikuti event-event internasional tingkat regional dan dunia, ditambahkan latar belakang merah putih.

Pasal 8
Bendera
8.1.   Warna dasar Bendera PERCASI adalah biru muda, yang melambangkan jiwa dan semangat damai bangsa Indonesia, dan ditengahnya digambarkan secara lengkap lambang PERCASI dimaksud Pasal 7 di atas.
8.2.   Bentuk, warna dan ukuran bendera PERCASI dirinci pada lampiran II yang merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar ini.
8.3.   Bendera PERCASI wajib dipergunakan pada setiap kegiatan PERCASI, antara lain Musyawarah atau Rapat Kerja, baik di tingkat Nasional, Provinsi atau Kabupaten/Kota, rapat-rapat dan Kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Serta setiap mengikuti kegiatan olahraga catur tingkat regional atau dunia.

Pasal 9
Slogan
9.1.   PERCASI memiliki Slogan yang berbunyi: CATUR YES, INDONESIA JAYA. Slogan ini dimaksudkan untuk mengobarkan semangat perjuangan para atlet catur serta menanamkan rasa kebangsaan dan kebanggaan di dada mereka.
9.2.   Warna untuk kata YES = merah, sedangkan kata  JAYA = putih.

Lampiran-lampiran

I. LAMBANG PERCASI

II BENDERA PERCASI

III BAGAN SUSUNAN PENGURUS BESAR / BAGAN ORGANISASI PERCASI


Selengkapnya bisa di-download di sini: ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA PERCASI Terbaru (Hasil MUNAS PERCASI XXVII/2013)

FIDE CALENDER 2015

Seputar Tentang Catur

The “classical” World Chess Championship matches (1886-2012)

The “classical” World Chess Championship matches (1886-2012)