Jumat, 19 Juni 2015

10 Pecatur Terbaik Dunia Akan Bermain di Ibukota Negara Indonesia (Jakarta)

Foto: Josephy.org
Kabar mengejutkan datang dari kota Stavanger, Norwegia. Dalam konferensi pers saat pembukaan turnamen the Norway Chess 2015 dua hari lalu, Garry Kasparov mengatakan bahwa tahun 2016, Jakarta, Indonesia, akan menjadi salah satu penyelenggara turnamen catur super yang merupakan bagian dari sirkuit the Grand Chess Tour 2016. Rumor ini memang sudah berhembus sejak bulan Februari lalu, walaupun beritanya masih samar-samar.

Rumors were finally confirmed that the plan is to include a fourth tournament in Jakarta, Indonesia in the 2016 Grand Chess Tour. The main idea is to have tournaments in all continents, “so that all the continents will have a chance to see all the best players in action,” explained Kasparov. “Wish us luck,” he added, seperti dikutip dari Chess.com.

Grand Chess Tour adalah sebuah kolaborasi baru diantara penyelenggara turnamen catur the London Chess Classic, Norway Chess dan the Sinquefield Cup yang telah diumumkan secara resmi tanggal 24 April 2015 bertempat di St Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Pada konferensi pers tersebut, Tony Rich, direktur eksekutif the Chess Club and Scholastic Center of Saint Louis mewakili the Sinquefield Cup mengatakan bahwa ke tiga turnamen besar ini akan bergabung menjadi rangkaian sirkuit catur baru yang tahun ini diberi nama Grand Chess Tour 2015.

The Grand Chess Tour dibuat hanya dengan satu tujuan: “Untuk menunjukkan bagaimana seharusnya sebuah organisasi tingkat tinggi menyelenggarakan turnamen catur bagi pemain terbaik di dunia,” tambah Tony Rich.

"Saya menjamin turnamen ini akan menjadi turnamen berkualitas tinggi," kata Rex Sinquefield, orang super kaya di belakang suksesnya penyelenggaraan Piala Sinquefield dan semua kegiatan catur lainnya di St. Louis AS. Dia juga bersahabat baik dengan Garry Kasparov yang merupakan kreator the Grand Chess Tour 2015.

Untuk tahun 2015, rangkaian turnamen ini akan dipentaskan di tiga tempat. the Norway Chess di Stanger 15-26 Juni, the Sinquefield Cup di Saint Louis, AS tanggal 21 Agustus- 3 September dan the London Chess Classic di London, 3-14 Desember 2015.

Sembilan pecatur yang sudah mengkonfirmasi untuk berpartisipasi sebagai peserta adalah:

GM Magnus Carlsen (Norwegia), GM Fabiano Caruana (Italia), GM Alexander Grischuk (Rusia), GM Veselin Topalov (Bulgaria), GM Viswanathan Anand (India), GM Levon Aronian (Armenia), GM Anish Giri (belanda), GM Hikaru Nakamura (USA) dan GM Maxime Vachier-Lagrave (Perancis).

Setiap peyelenggara turnamen berhak untuk menambahkan pemain ke-10 yang merupakan jatah mereka sebagai tuan rumah. Namun sembilan peserta lainnya bersifat permanen. Untuk mendapatkan peserta ke 10, penyelenggara Norwegia telah melakukan turnamen kualifikasi yang diikuti oleh enam pecatur dan pemenangnya adalah GM Jon Ludvig Hammer.

Tahun ini, dua pecatur yang berada di peringkat top 10 dunia yaitu GM Vladimir Kramnik dan GM Wesely So menolak berpartisipasi karena jadwal mereka sudah terlanjur penuh. "Saya mendapat banyak undangan tahun ini. Menambah dengan tiga turnamen lainnya, terlalu banyak. Saya khawatir, saya tidak akan melihat keluarga saya sepanjang tahun dan yang kedua saya akan masuk rumah sakit karena kelelahan" kata Kramnik memberi alasan.

Masing-masing dari tiga turnamen ini akan menyediakan hadiah sebesar USD. 300.000,- . Juara dari setiap turnamen dan peserta lainnya juga akan bersaing mengumpulkan poin diakhir seluruh turnamen untuk mendapatkan hadiah USD. 150.000.- Juara tur keseluruhan akan menerima tambahan USD. 75.000. Total uang hadiah untuk semua rangkaian turnamen ini adalah USD. 1.050.000.

Kalau turnamen The Grand Chess Tour 2016 benar-benar terlaksana, dimana Jakarta akan menjadi turnamen ke empat, maka inilah turnamen catur terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Pesertanya tidak tanggung-tanggung. Selain melibatkan juara dunia Magnus Carlsen, peserta lainnya diambil dari sembilan peringkat terbaik dunia berdasarkan elo rating mereka tahun 2016.

NORWAY CHESS TOURNAMEN 2015, CARLSEN KALAH DUA KALI

Ini untuk ke 3 kalinya turnamen ini digelar. Tetapi khusus untuk tahun ini merupakan turnamen pertama dari rangkaian tiga sirkuit catur yang tergabung dalam the Grand Chess Tour 2015 dan akan berlangsung pada 15- 26 Juni 2015, di Stavanger, Norwegia. Pada babak pertama terjadi peristiwa yang mengejutkan. Carlsen kalah waktu di babak pertama.

Sulit membayangkan seorang Juara Dunia kalah karena tidak tahu peraturan. Bukan hanya di Norwegia, penggemar catur di seluruh dunia juga bertanya-tanya dengan kekalahan Magnus Carlsen dari Vaselin Topalov dalam posisi menang. Partainya sendiri berlangsung dengan tipikal khas Carlsen. Tidak ada keunggulan dalam pembukaan dan babak tengah. Dia menggiring lawan ke permainan babak akhir  walaupun dengan Gajah berlainan warna. Lalu, tiba-tiba dia kalah waktu di langkah ke 60.

Carlsen mengira dia akan mendapat waktu tambahan 15 menit seperti biasa setelah langkah terakhir  ini, sehingga membuatnya sejenak bersantai. Ternyata tidak, yang terjadi adalah “bendera jamnya” jatuh. Peraturan waktu kontrol di Grand Chess Tour adalah 40 langkah dalam 2 jam diikuti dengan 1 jam + 30 detik per langkah sejak langkah ke- 41 tanpa ada lagi tambahan waktu sampai pertandingan berakhir. Semua tertulis dalam kontrak yang ditanda tangani pemain. Sayangnya, Carlsen tidak membacanya!

Kekalahan konyol ini mungkin masih mempengaruhi Carlsen sehingga di babak kedua dia kembali kalah dari GM Fabiano Caruana. Peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi. Juara Dunia berada ditempat terbawah di tabel skor. Memang masih ada 7 babak lagi, tetapi akan sangat sulit bagi Carlsen untuk meraih tempat pertama mengingat lawan-lawan berikutnya yang sangat kuat-kuat. Apalagi turnamen ini seperti tidak bersahabat dengan dirinya. Dua tahun berturut-turut dia gagal menjadi juara.

Dipecundangi  dalam dua kali pertemuan terakhir mereka membuat Caruana lebih siap. Kali ini dia bermain sangat kuat. Carlsen kembali memilih pertahanan Berlin. Tahun lalu dia kalah dari Caruana di Shamkir dan berpikir akan mengejutkan lawannya dengan 12… Bf5. Namun Caruana tidak kaget karena  telah melihat variasi ini secara menyeluruh sekitar dua minggu sebelumnya di turnamen GrandPrix Khanty Mansiysk saat berhadapan dengan Dominguez Perez.

Lawan-lawan Carlsen memang terjun di turnamen tingkat tinggi sebelum datang ke Norwegia sementara Carlsen lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain simultan.

Berikut adalah partai kedua antara Fabiano Caruana dengan Magnus Carlsen. Kali ini Carlsen benar-benar takluk bukan karena jam caturnya jatuh.

Ruy Lopez
Putih: Fabiano Caruana (2805)
Hitam: Magnus Carlsen (2876)
3rd Norway Chess 2015 | Round 2 | 17 Jun 2015

1. e4 e5 2. Nf3 Nc6 3. Bb5 Nf6

Carlsen baru saja kalah menyakitkan di babak pertama sehingga Berlin menjadi pilihan yang sangat sangat logis di babak kedua. Tahun 2014 Carlsen kalah dari Caruana dengan Berlin di Shamkir. Tentu dia ingin mengujinya kembali setelah selesai direparasi di bengkel.

4. O-O Nxe4

Sudah banyak ahli yang mengatakan bahwa Caruana merupakan salah satu pemain terbaik, jika bukan yang terbaik di dunia dalam menghadapi Berlin. Tetapi Carlsen masih tetap penasaran ingin membuktikannya.

5. d4 Nd6 6. Bxc6 dxc6 7. dxe5 Nf5 8. Qxd8+ Kxd8 9. h3 h6 10. Rd1+ Ke8 11. Nc3 Ne7 12. b3

Caruana telah mencoba Bf4 beberapa kali sebelumnya. Langkah teks sedikit lebih tua dan belum terlihat dipakai sejak tahun 2013.

12… Bf5!?

Pilihan pertama mesin. Alternatif lain 12...Ng6 13.Ne2 a5 14.a4 Be6 (Kamsky-Akobian, 2012).

13. Nd4 Bh7 14. Bb2 Rd8 15. Nce2

Bagian dari persiapan Caruana. Posisi yang rumit akan timbul setelah . 15.e6 Nc8!? (Polgar-Howell, 2013). Kedua pemain tentu sudah melihat lanjutan partai ini. Caruana menyebutnya sebagai pisau bermata dua. Jangan main-main dengan pisau saat berhadapan dengan Carlsen.

15... Nd5 16. c4 Nb4 17. Nf4



17… Rg8!?

Semua langkah Caruana sebelumnya dijalankan nyaris tanpa berpikir. Dia baru berhenti melakukannya setelah melihat langkah terakhir Hitam. Langkah yang sangat menarik dari Carlsen yang dirancang untuk menghadapi e6.

18. g4!

Mengembangkan sayap Raja adalah hal yang paling umum di Berlin. Putih bermaksud mengamankan petak f5 untuk Kudanya. Sekarang 17… Rg8 menjadi terlihat meragukan. Itu sebuah kesalahan kata Caruana dalam konferensi pers. “17… Be7 jauh lebih berguna,” tambahnya.

18... Na6

Ini memang Berlin dan Hitam menunggu aksi Putih. Tetapi Kuda itu terlalu banyak berlari. Pilihan lain menurut Caruana 18... Nc2 19. Nxc2 Rxd1+ 20. Rxd1 Bxc2 21. Rd2 Bh7 mungkin layak dimainkan tetapi Carlsen menganggap posisi Hitam kurang nyaman.

19. Nf5 Nc5 20. Rxd8+ Kxd8 21. Rd1+ Kc8 22. Ba3!

Prophylactic move! Langkah yang sangat bagus ditujukan untuk mencegah Kuda menempati petak e6.

22… Ne6?

Carlsen gagal mengkalkulasi langkah terakhir Putih. Tetapi pilihan lain 22... b6 akan dijawab dengan 23. Kg2 Ne6 24. Nxe6 fxe6 dan Caruana menunjukkan trik manis disini dengan 25. Be7! exf5 26. Rd8+ Kb7 27. Bxf8 dan Putih unggul.

23. Nxe6 Bxa3

Sekarang Carlsen baru menyadari jika 23 ... fxe6 akan datang 24.Be7! Sebuah kesalahan kalkulasi yang fatal dari Juara Dunia ini. Lanjutan 24… b6 akan dibalas dengan 25.Rd8+ Kb7 26.Bxf8 exf5 27.e6 Putih menang.

24. Nexg7 Bf8

Semua langkah Carlsen selanjutnya tidak lagi berjalan dengan baik. Memang Caruana tidak bisa segera memundurkan Kudanya tetapi dia memiliki sesuatu di lengan bajunya:

25. e6! Bxf5

Jangan 25...fxe6 karena 26.Nxe6 dan Putih tidak punya kesempatan untuk mengambil Kuda di f5 karena ada ancaman mat di d8.

26. Nxf5 fxe6 27. Ng3

Setelah pertarungan babak tengah berakhir, posisi yang dihasilkan sama dalam jumlah bidak tetapi Putih terlihat mendominasi. Kudanya memiliki beberapa petak yang sangat baik untuk diduduki h5 dan e4. Bidak mayoritas di sayap Raja mustahil untuk dihentikan. Raja Hitam tidak dapat membantu karena jalannya terpotong Benteng Putih.

27... Be7 28. Kg2 Rf8 29. Rd3 Rf7 30. Nh5 Bd6 31. Rf3

Hitam menolak pertukaran Benteng. Tetapi menyerahkan lajur f sungguh tidak elok untuk dilihat.

31… Rh7 32. Re3

Biasanya, Carlsen selalu berhasil lolos dalam posisi sulit. Tetapi tidak kali ini. Caruana membuat babak akhir terlihat sangat mudah. Pilihan lain 32... e5 akan dijawab dengan 33. f4! exf4 34. Re8+ Kd7 35. Nf6# beritanya akan masuk koran dengan judul besar: Carlsen di matkan dengan Kuda!

32… Re7 33. f4 Ba3 34. Kf3 Bb2 35. Re2 Bc3 36. g5 Kd7 37. Kg4 Re8 38. Ng3 Rh8 39. h4

Fabiano Caruana memperlakukan Carlsen seperti pemula dalam permainan babak akhir. Bahkan dengan langkah yang lebih sederhana 39. Ne4 Bb4 40. g6 Putih akan menang mudah.

39... b6 40. h5 c5  41. g6!

Carlsen sudah menunjukkan wajah kalah disini. Caruana mungkin sedang mencari meja tempat kopi dihidangkan sehingga komentar selanjutnya tidak lagi diperlukan.

41… Re8 42. f5 exf5+ 43. Kf4 Rh8 44. Nxf5 Bf6 45. Rg2 1-0


Sumber: theguardian

Selasa, 16 Juni 2015

Cara Amerika Menguasai Catur Dunia

Cara Amerika Menguasai Catur Dunia
Bobby Fischer menjadi juara dunia pada tahun 1972. Pertandingan historisnya dengan Boris Spassky di Reykjavik membuat catur sangat populer di Amerika Serikat.  Tetapi setelah 43 tahun berlalu belum ada satu orangpun yang mampu  mengikuti  kembali jejak pecatur jenius  ini.
Setali tiga uang dengan kejuaraan  beregu. Tim catur AS terakhir menjadi juara Olimpiade tahun 1976 di Haifa, Israel. Untuk kejuaraan dunia antar tim yang dimulai sejak tahun 1985, AS hanya mampu sekali juara pada tahun 1993.
Belakangan ini Amerika Serikat mulai berbenah untuk menguasai pentas catur dunia. Mereka tahu  persis bahwa untuk menjadi penguasa dunia, tidak dibutuhkan  banyak pecatur. Hanya satu orang untuk menjadi juara dunia dan sekitar empat  pecatur untuk menjadi  juara dunia beregu dan juara  Olimpiade. Apa yang sudah mereka lakukan?

Tim Putra

Tahun 2015, Federasi Catur AS sudah bergerak cepat  menyusun ulang  serdadu  tim catur mereka. GM Wesley So telah berhasil “direkrut” dari Federasi Catur Filipina.  Si anak hilang GM Fabiano Caruana yang selama 10 tahun terakhir membela bendera Italia,  sudah dipanggil pulang.  Keduanya akan mendampingin GM Hikaru Nakamura, pecatur nomor satu AS saat ini.  Ketiga pemain ini berada di top 10 peringkat dunia FIDE bulan Juni 2015.

Maka di Olimpiade Catur yang akan berlangsung di Baku, Azerbaijan tahun 2016 nanti, tim AS yang saat ini menempati peringkat 4 dunia akan tampil sangat menakutkan karena formasi tim akan diisi oleh:

1. GM Fabiano Caruana (2805)
2. GM Hikaru Nakamura (2802)
3. GM Wesley So (2778)
4. GM Ray Robson (2674)


Dengan Hikaru Nakamura berusia 27 tahun, Fabiano Caruana  22 tahun, Wesley So  21 tahun serta Ray Robson 20 tahun maka tim  AS ini benar-benar sangat segar dan luar biasa kuat.

Sebagai perbandingan, China misalnya yang  merebut gelar juara dunia  beregu  belum lama ini  akan tampil dengan Ding Liren (2749), Li Chao (2748), Wang Yue (2726)  dan Wei Yi (2721)
Elo rating rata-rata  pecatur AS adalah 2764 sedangkan China “hanya”  2736.

Perorangan

Amerika Serikat  sudah berhasil meloloskan dua  pecaturnya ke Turnamen Kandidat 2016 yang diikuti oleh 8 pecatur untuk mencari penantang juara dunia Magnus Carlsen. Fabiano dan Nakamura berhasil lolos setelah menjuarai FIDE Grand Prix terakhir di Khanty-Mansiysk, Rusia bulan lalu.

Mereka masih dapat  mengajukan  satu lagi pecatur  tambahan misalnya Wesley So,  seandainya AS bersedia menjadi tuan rumah Turnamen Kandidat itu.
Dalam jangka panjang, sejak tahun 2012, telah dibuat  sebuah program yang disebut “Young Stars USA”. Program yang dirancang oleh mantan juara dunia Garry Kasparov ini bertujuan  untuk mempersiapkan dan mempercepat   pecatur-pecatur  muda  paling berbakat   di AS tampil di pentas dunia.
Program  ini disponsori oleh the Chess Club and Scholastic Center of Saint Louis milik bilioner Rex Sinquifield  yang “gila” catur  bekerja sama dengan Kasparov Chess Foundation. Mereka diberikan berbagai fasilitas menggiurkan. 




Selain disediakan  pelatih GM kelas  dunia,  juga ada sponsor yang membiayai perjalanan mereka mengikuti berbagai turnamen di seluruh dunia untuk mencari pengalaman dan meningkatkan elo rating.  Garry Kasparov secara pribadi juga turun tangan melatih bakat-bakat muda ini melalui serangkaian pelatihan intensif.
Sejauh ini hasilnya sudah terlihat. Dua peserta “Young Stars”  yaitu Sam Sevian  meraih  gelar GM diusia 13 tahun. Jeffery Xiong, 14 tahun  baru saja mendapat gelar GM setelah menjuarai Chicago Open 2015.

Masih ada  generasi yang lebih muda di Young Stars: Awonder Liang  yang baru memasuki usia 12 tahun.



Selain itu, untuk menjaring bakat-bakat baru,  kompetisi antar kelompok umur juga tetap berjalan di AS. Mereka terus mengirim pecatur-pecatur   muda mereka untuk  berkompetisi di  Kejuaraan Dunia Junior, agar  talenta-talenta terbaik mereka ini mendapat banyak  pengalaman bertanding.
Ada  2 strategi untuk dapat menjadi yang terbaik di dunia: melalui sistem pembinaan yang berkesinambungan dan berjangka panjang atau dengan sistem merekrut  talenta dengan kekuatan finansial.

Strategi pertama pernah membawa Uni Soviet mendominasi dunia catur selama puluhan tahun,   bahkan efeknya masih terasa sampai sekarang jauh setelah negara itu  bubar 25 tahun yang lalu. Sistem seperti itu bukan sesuatu yang dapat terbangun dalam jangka pendek.

Dimulai dengan Mikhail Chigorin di akhir abad ke-19 yang rajin menulis, mengajar, mendirikan klub dan asosiasi catur di Rusia, yang efeknya melahirkan dua juara dunia  Alexander Alekhine dan kemudian Mikhail Botvinnik di generasi selanjutnya.  Dengan dukungan negara Botvinnik berhasil membangun sebuah sistem pembinaan yang amat berhasil dan  kemungkinan besar tidak akan pernah terulang kembali.
Amerika telah memilih melakukan keduanya. Tinggal menunggu waktu untuk menikmati hasil kerja keras mereka.
Bagaimana dengan Indonesia? Mungkinkah di buat program “Young Stars Indonesia”? Tentu saja bisa kalau ada  sponsornya seperti  maskapai Garuda dan Kacang Garuda misalnya.

Selain  menjadi sponsor klub bola  Liverpool dan Real Madrid, tak ada salahnya mengucurkan sedikit uang mereka  untuk mensponsori anak-anak   berbakat catur di negeri ini agar mampu tampil di pentas dunia.

Foto: en.chessbase dan www.uschesschamps.com (http://www.kompasiana.com/cutayu/cara-amerika-menguasai-catur-dunia_5573c6c0149773fb4f13dbb1)

Kecurangan Tingkat Kejuaraan Catur Internasional

Perbuatan Curang Terungkap di Sebuah Turnamen Catur
Perbuatan curang dalam permainan catur semakin merajalela. Baru saja komunitas catur dunia dikagetkan dengan berita Gaioz Nigalidze yang tertangkap basah karena berbuat curang di Dubai Open 2015. Grandmaster asal Georgia ini, kepergok menganalisis partai caturnya di sebuah telepon genggam yang disembunyikan di dalam toilet.
Terbongkarnya kecurangan Nigalidze berawal dari kecurigaan lawan mainnya, Tigran Petrosian. Setelah menyelesaikan satu langkah, Nigalidze hampir selalu pergi ke toilet, yang tentu saja membuat Petrosian curiga. "Saya melihat dia selalu masuk ke bilik toilet yang sama, padahal dua bilik lainnya kosong," kata Petrosian, yang juga bergelar Grandmaster, seperti dikutip Mirror.co.uk (13/4).
Petrosian kemudian memberitahukan kecurigaannya ini pada wasit. Saat lawannya kembali pergi ke toilet, dia segera diikuti. Wasit kemudian menemukan sebuah telepon genggam yang disembunyikan di balik tisu toilet. Nigalidze membantah ponsel itu adalah miliknya. Namun saat diperiksa, di dalam ponsel itu terdapat akun media sosial atas namanya.

Ponsel itu juga tersambung kesebuah aplikasi catur yang sangat kuat. Gambar dilayar menunjukkan posisi gambar papan catur dengan susunan buahnya sama dengan susunan buah catur yang sedang dimainkan oleh kedua pemain. Nigalidze langsung diusir dari turnamen Dubai Open. Karir pecatur Georgia ini sekarang berada diujung tanduk.

1430503608146626073

Cheating di India
Kini berita yang  sama datang dari India. Pada babak ke lima turnamen catur Dr. Hedgewar Open 2015 yang berlangsung di Delhi, Dhruv Kakkar berusia 19 tahun tertangkap basah setelah ditemukan dua ponsel diikatkan ke kedua kakinya, dan mikro-speaker di telinga kirinya sesaat setelah dia mengalahkan GM veteran India asal Mumbai, Pravin Thipsay.
Anak muda ini sebelumnya telah mengalahkan dua pecatur kuat seperti Deepak Katiyar dan Abhishek Das sebelum bertemu GM Pravin Thipsay.
Berapakah elo rating Dhruv Kakkar? Hanya 1517 sementara elo rating GM Thipsay 2409. Selisih rating yang hampir mencapai 900 ini tentu tidak suli bagi GM ini untuk melumat lawannya.
Tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Thipsay malah kalah setelah pertandingan berjalan alot selama 87 langkah. Sebelumnya, Thypsay telah menyampaikan keluhannya kepada wasit.”Saya menyaksikan bahwa dia hanya membutuhkan sekitar dua menit untuk setiap langkah yang dilakukannya. Apakah itu langkah yang rumit atau hanya sekedar langkah sederhana,  misalnya  memakan dengan bidak,” kata Thipsay.
“Tetapi wasit meminta saya untuk terus melanjutkan. Pada langkah ke 29, saya jelas akan kalah dan memilih untuk menawarkan remis. Tetapi dia segera menolak tawaran itu,” tambah Thipsay.
Kecurigaan saya bertambah besar setelah dia tidak melihat langkah menang mudah yang sangat sederhana, seakan-akan dia menunggu konfirmasi dari seseorang,” tambah Thipsay lagi.
Akhirnya, setelah Thipsay merubuhkan Rajanya tanda menyerah, dia segera melihat kearah wasit dan Kakkar langsung  digiring ke kantor turnamen untuk diinterogasi.
Wasit kepala Dharmendra Kumar kemudian memberi penjelasan: "Saya pertama sekali memeriksa tasnya dan menemukan sepasang baterai. Kemudian, setelah tubuhnya digeledah, saya menemukan loop, sesuatu yang tampak seperti liontin India di lehernya dan tersembunyi di bawah kemejanya. Saya kemudian menemukan sabuk, baterai dan kabel. Di bawah celananya saya menemukan dua ponsel, satu di setiap kaki, tepat di atas pergelangan kaki, diikat dengan pita plastik. "

1430491524760090273
Sebuah mikro-speaker yang diselipkan di telinga kiri membantunya mendengarkan langkah yang disarankan oleh temannya bernama Shubham, yang duduk di depan komputer menggunakan software catur 'Fritz', sekitar 220 km jauhnya dari lokasi pertandingan di Yamuna Nagar.
Kakkar adalah mahasiswa jurusan teknik tahun kedua di Electronics JMIT di Yamuna Nagar. Dia kemudian membuat pernyataan tertulis mengakui perbuatan curangnya.
Dia juga mengakui bahwa dia menggunakan alat yang sama untuk memenangkan empat babak sebelumnya.
"Saya membuat sendiri perangkat ini dan berlatih dengan teman saya selama tiga hari sebelum menggunakannya dalam turnamen ini,” kata Kakkar.
Dia menambahkan, "Shubham akan menanyakan langkah yang dibuat oleh lawan saya. Saya akan menekan kaki saya di tanda setuju jika langkah yang diminta oleh teman saya adalah langkah yang benar. Dia kemudian akan membacakan pilihan terbaik yang disarankan oleh 'Fritz', dan itu yang saya jalankan.”
Kepala wasit segera mengusir Kakkar dari turnamen. Tindakan dari Federasi Catur India (AICF) masih ditunggu.
Seorang pecatur seperti Abhishek Das yang sudah memiliki tiga norma IM dan tinggal memenuhi syarat mendapatkan 2400 tetapi karena dia dikalahkan Kakkar membuatnya kehilangan hampir 20 poin. Untuk mendapatkan poin sebesar ini, dia harus menunggu turnamen baru selama beberapa bulan atau bahkan tahunan.
Diharapkan FIDE segera mengambil tindakan konkrit atas perbuatan curang seperti ini karena masalahnya sudah sangat serius. Kakkar mungkin bisa dihukum seumur hidup tetapi bagaimana dengan nasib rating poin pecatur yang “dicurinya?”.

Sumber: The Hindu 30/4/2015 Foto: Chess Club Live, Chesscom. (http://www.kompasiana.com/cutayu/perbuatan-curang-terungkap-di-sebuah-turnamen-catur_55485694547b618a162524f2)

Senin, 15 Juni 2015

AD/ART PERCASI TERBARU

ANGGARAN DASAR
PERSATUAN CATUR SELURUH INDONESIA

MUKADIMAH

Atas berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, maka Kemerdekaan Bangsa Indonesia telah sampailah pada perwujudan pengisian cita-citanya, yakni masyarakat adil dan makmur, material dan spiritual.

Bahwa untuk memajukan kesejahteraan umum, membentuk Manusia Indonesia yang Pancasilais serta mencerdaskan kehidupan bangsa, perlu mengadakan pembinaan kesehatan jasmani dan rohani bagi setiap warganya melalui Olahraga.

Bahwa kegiatan Olahraga di Indonesia adalah perwujudan dari kehendak serta keinginan hati nurani seluruh Rakyat Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekaannya, berdasarkan ketentuan-ketentuan seperti dikehendaki oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Bahwa sesungguhnya kegiatan Olahraga di Indonesia adalah kegiatan Rakyat Indonesia yang mencerminkan dan mewujudkan cita-citanya sebagai perjuangan Rakyat Indonesia, yang dengan sadar menghimpun dirinya dalam organisasi-organisasi yang teratur menurut jenis dan fungsinya.

Bahwa Olahraga Catur mengandung seni dan ilmu yang penuh dengan keindahan didalam memberikan nilai-nilai berharga, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Olahraga di Indonesia pada umumnya dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan kehidupan bernegara dan menjadi wahana untuk memupuk dan mempererat solidaritas antar bangsa dengan menjunjung tinggi harkat umat manusia.

Bahwa sadar akan tanggung jawab serta hakekat dan fungsi Olahraga Catur terhadap pembangunan kehidupan bangsa dan Negara, menganggap perlu untuk menyesuaikan gerak langkah senada dan seirama dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka segenap warga Olahraga Catur di Indonesia membentuk suatu organisasi Olahraga Catur Nasional bernama PERSATUAN CATUR SELURUH INDONESIA, dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I
U M U M

Pasal 1
Nama dan Domisili
1.1.   Organisasi ini bernama Persatuan Catur Seluruh Indonesia disingkat “PERCASI”.
1.2.   PERCASI berdomisili di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 2
Tempat dan Waktu Didirikan
PERCASI didirikan di Yogyakarta pada tanggal 17 Agustus 1950 untuk waktu yang tidak terbatas.

Pasal 3
Asas dan Dasar
PERCASI berasaskan falsafah Negara Pancasila dan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Pasal 4
Status
4.1.   PERCASI adalah organisasi olahraga catur nasional yang bersifat kekeluargaan dan profesional, dalam upaya membina dan mengembangkan bakat, kemampuan dan kesejahteraan pemain.
4.2.   PERCASI adalah  satu-satunya organisasi olahraga catur nasional yang berwenang mengkoordinasi dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga catur di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.3.   PERCASI merupakan mitra Pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan olahraga catur.
4.4.   PERCASI didalam melakukan kegiataannya yang berhubungan dengan olahraga catur internasional berstatus sebagai anggota Federation Internationale Des Echecs  (FIDE).
4.5.   PERCASI adalah lembaga swadaya masyarakat bersifat nirlaba dan tidak berafiliasi dengan kekuatan politik manapun juga.

Pasal 5
Tujuan, Fungsi dan Tugas

5.1.    Tujuan
PERCASI mempunyai tujuan mewujudkan prestasi olahraga catur yang dapat membanggakan Negara, membangun watak warga untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

5.2.   Fungsi
PERCASI mempunyai fungsi
a.   Meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembinaan olahraga catur secara nasional.
b.    Memasyarakatkan olahraga catur yang dibina oleh anggotanya untuk mencapai prestasi secara optimal.
c.    Memupuk dan membina persahabatan antar bangsa melalui olahraga catur, yang diwujudkan dengan menjalin hubungan dan / atau menjadi anggota organisasi keolahragaan Internasional.

5.3.   Tugas
PERCASI mempunyai tugas
a.    Membantu pemerintah dalam menetapkan kebijakan nasional di bidang pembinaan dan pengembangan olahraga catur.
b.    Mengoordinasi dan membina kegiatan olahraga catur yang pelaksanaannya dilakukan bersama Pengurus Provinsi PERCASI dan Pengurus Kabupaten/Kota PERCASI.
c.    Mengkoordinasi keikutsertaan seluruh anggota dalam event atau multievent nasional, regional, dan dunia.
d. Mengadakan evaluasi dan pengawasan untuk mencapai konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan.

Pasal 6
Hubungan Luar Negeri
6.1.   PERCASI berafiliasi serta menjalin hubungan dengan Federation Internationale Des Echecs (FIDE) dan organisasi regional yang berada dibawah naungan FIDE, ASIAN CHESS FEDERATION (ACF) dan ASEAN CHESS CONFEDERATION (ACC).

BAB  II
LAMBANG, BENDERA DAN SLOGAN

Pasal 7
Lambang

PERCASI memiliki lambang:
a.   Penampang kepala kuda sebatas leher di dalam lingkaran dan diatas kepalanya bersaloka 8 buah, diakronimkan dengan rambut kepalanya, serta penampang papan catur, sebagaimana digambarkan dalam lampiran I yang merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar ini, dengan penjelasan dan pengertian sebagai berikut: 
Kepala kuda berada di atas papan catur dan menghadap ke kanan. Warna dasar adalah merah dan putih. Warna kepala kuda dan saloka: oranye. Papan catur diakronimkan dengan petak warna putih dan hitam
b.   Di luar lingkaran terdapat: tulisan PERCASI di bagian atas dan tulisan CHESS INDONESIA di bagian bawah di antara kedua tulisan itu, di bagian kiri dan kanan, terdpat masing-masing setangkai padi bersaloka 17 butir. Tulisan PERCASI berwarna merah, sedangkan CHESS INDONESIA berwarna hitam. Di bawah lambang terdapat tulisan GENS UNA SUMUS berwarna biru.  
c.   Makna lambang adalah :
   Warna Oranye melambangkan keagungan, sedangkan warna merah lambang keberanian. Penampang kepala kuda dan papan catur, melambangkan jenis olahraga yaitu catur. Saloka 8 di atas kepala kuda melambangkan bulan 8 atau Agustus yang merupakan bulan kelahiran PERCASI. Butiran padi sebanyak 17 di kiri kanan lingkaran melambangkan tanggal 17 yang merupakan tanggal kelahiran PERCASI.

Lambang PERCASI wajib dipergunakan pada setiap kegiatan PERCASI, antara lain Musyawarah Nasional, Musyawarah Provinsi, Musyawarah Kabupaten/Kota, Rapat-rapat, Kejuaraan-kejuaraan baik Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota; dan khusus dalam mengikuti event-event internasional tingkat regional dan dunia, ditambahkan latar belakang merah putih.

Pasal 8
Bendera
8.1.   Warna dasar Bendera PERCASI adalah biru muda, yang melambangkan jiwa dan semangat damai bangsa Indonesia, dan ditengahnya digambarkan secara lengkap lambang PERCASI dimaksud Pasal 7 di atas.
8.2.   Bentuk, warna dan ukuran bendera PERCASI dirinci pada lampiran II yang merupakan bagian integral dan tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar ini.
8.3.   Bendera PERCASI wajib dipergunakan pada setiap kegiatan PERCASI, antara lain Musyawarah atau Rapat Kerja, baik di tingkat Nasional, Provinsi atau Kabupaten/Kota, rapat-rapat dan Kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Serta setiap mengikuti kegiatan olahraga catur tingkat regional atau dunia.

Pasal 9
Slogan
9.1.   PERCASI memiliki Slogan yang berbunyi: CATUR YES, INDONESIA JAYA. Slogan ini dimaksudkan untuk mengobarkan semangat perjuangan para atlet catur serta menanamkan rasa kebangsaan dan kebanggaan di dada mereka.
9.2.   Warna untuk kata YES = merah, sedangkan kata  JAYA = putih.

Lampiran-lampiran

I. LAMBANG PERCASI

II BENDERA PERCASI

III BAGAN SUSUNAN PENGURUS BESAR / BAGAN ORGANISASI PERCASI


Selengkapnya bisa di-download di sini: ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA PERCASI Terbaru (Hasil MUNAS PERCASI XXVII/2013)

Hidayat Juara Catur SKPD

http://aceh.tribunnews.com/2015/05/26/hidayat-juara-catur-cepat

Pecatur Unsyiah Dominasi Seleksi Daerah (Selekda) Pomnas Aceh 2015

http://detak-unsyiah.com/headline/selekda-pomnas-kejuaraan-catur-didominasi-unsyiah.html

Kejuaraan Catur POLBAN 2015, BANDUNG, BEREGU MAHASISWA & NON MASTER, CEPAT, 16-17 OKTOBER 2015, Hadiah Total Rp.15 Juta

http://2.bp.blogspot.com/-Qf7bI57lRWQ/VXubB0BjRsI/AAAAAAAABqc/s1DJDz1pNt4/s1600/KCP%2BPOSTER%2BFIX.jpg

Rabu, 11 Maret 2015

Irene juarai turnamen catur Moscow Open 2015

Irene juarai turnamen catur Moscow Open 2015
Irene K.S
Jakarta (ANTARA News) - Mahasiswi Indonesia Irene Kharisma Sukendar mengharumkan nama Nusantara di pentas dunia setelah keluar sebagai juara pertama turnamen Catur Antar Grand Master Mahasiswi Moscow Open 2015 pada 8 Februari lalu.

Seperti keterangan pers yang diterima Antaranews, dari 9 babak pertandingan yang dimainkan sejak 31 Januari 2015, Irene berhasil mengumpulkan point 7½ (6 kali menang dan 3 remis) mengungguli 9 mahasiswi lainnya asal Rusia, Hungaria, Kazakstan, Azerbaijan, Polandia dan Mongolia.

Atas kemenangan ini Irene (22) yang tercatat sebagai mahasiswi jurusan Sastra Inggris Universitas Gunadarma, Depok, mendapat hadiah uang sebesar 80.000 rubel (sekitar US$ 1200) dan penambahan elo rating 18 point menjadi 2410.

Sementara untuk turnamen A (Men’s Cup of Russia Stage) yang diikuti 246 pecatur pria dari 29 negara, Indonesia diwakili oleh GM Megaranto Susanto dan FM Ali Muhamad Lutfi yang juga tercatat sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma, Depok.

Di penghujung pertandingan, Megaranto berada diurutan ke 17 dengan jumlah point 6½ (4 menang, 5 remis, 0 kalah). Sedangkan Lutfi urutan 146 dengan jumlah point 4 (2 menang, 4 remis dan 3 kalah).

Pemenang pertama turnamen A ini adalah GM Rusia Ernesto Inarkiev (elo rating 2675) dengan point 8 dan berhak atas hadiah uang 500.000 rubel (sekitar US$ 7500).

Sehari sebelumnya, (7/2), disela-sela turnamen Moscow Open, Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. Eko Sri Margianti, MM dan Rektor RSSU Dr. Natalia Pochinok dengan disaksikan KUAI KBRI Moskow Nugroho Setyadie menandatangani General Agreement on Cooperation between Russian State Social University (Russia) and University Gunadarma (Indonesia).

Dokumen yang berlaku 5 tahun tersebut  menjadi landasan kedua universitas mengembangkan olahraga catur, melalui kegiatan saling kunjung pelatih dan wasit catur, pertukaran pemain catur antar-universitas, pertukaran metode dan bahan pelatihan, serta penyelenggaraan bersama (joint hosting) kompetisi atau lokakarya catur.

Moscow Open merupakan kejuaraan catur terbesar di Eropa.

Pada penyelenggaraan ke 11 ini International RSSU Chess Cup “Moscow Open 2015” di Russian State Social University (RSSU) diikuti 1624 peserta dari 29 negara, yakni Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Bulgaria, Brasilia, RRT, Spanyol, Hungaria, Perancis, Georgia, Yunani, Indonesia, India, Iran, Kazakhstan, Kirgizstan, Latvia, Moldavia, Mexico, Monggolia, Belanda, Polandia, Rusia, Serbia, Turkmenistan, Turki, Ukraina, Amerika Serikat dan Uzbekistan.

Kejuaraan dibagi atas 8 turnamen termasuk turnamen untuk anak-anak yang diikuti 715 peserta.

Total hadiah adalah 4,300,000 rubel (sekitar US$ 65,000) yang dibagi untuk turnamen A (1,5 juta rubel), B (800.000 rubel), C (500.000 rubel), D (300.000 rubel), E (200.000 rubel), F (250.000 rubel), G (250.000 rubel), dan H (500.000 rubel).
Editor: Tasrief Tarmizi

Source :  http://www.antaranews.com/berita/479357/irene-juarai-turnamen-catur-moscow-open-2015

Sejarah Singkat Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia)


Sejarah olahraga catur di Indonesia belum begitu tua. Di mulai pada masa penjajahan Belanda, dimana kebanyakan hanya orang-orang Belanda yang memainkannya. Pada akhir abad ke-19 bermunculanlah klub-klub catur di Surabaya, Magelang, Yogyakarta dan Bandung. Kemudian pada tahun 1925 di Yogyakarta didirikan persatuan catur yang pertama dengan nama Nederlandsch Indische Schaakbond ( NISB ).
Orang-orang Indonesia sendiri masih sangat jarang memainkan olahraga yang satu ini. Tapi sekitar tahun 1938 sampai pecahnya perang dunia kedua, jumlah penggemar catur dari bangsa Indonesia sendiri semakin meningkat bahkan melebihi jumlah orang-orang Belanda/Eropa yang menggemarinya di Indonesia. Dalam zaman penjajahan Jepang, kegiatan olahraga catur sama sekali terhenti.
Setelah perang revolusi fisik (Proklamasi 1945), kegiatan catur mulai bermunculan kembali terutama di pulau Jawa, seperti : Solo, Yogyakarta dan Magelang. Atas prakarsa beberapa tokoh pada waktu itu, maka pada tahun 1948 didirikanlah Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI). Namun tanggal 17 Agustus 1950 dipilih sebagai tanggal resmi berdirinya PERCASI dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangganya dan berkedudukan di Yogyakarta. Terpilih sebagai ketua pertamanya adalah Dr. Suwito Mangkusuwondo (alm). Sedangkan kejuaraan nasional pertamanya baru bisa terlaksana pada tahun 1953 di Solo.
Pada tahun 1955 kedudukan PB PERCASI dipindahkan ke Jakarta. Selanjutnya PERCASI mengembangkan sayapnya ke mancanegara “sehingga pada tahun 1960 PERCASI diterima menjadi anggota FIDE (Federation Internationale Des Echecs). Mereka yang pernah menjadi Ketua Umum PB PERCASI, antara lain:

1. 1950-1954 Dr. Soewito Mangkusuwondo – Yogyakarta
2. 1955-1956 Soeratno Sastroamidjojo – Jakarta
3. 1956-1964 Ds.F.K.N. Harahap – Jakarta
4. 1964-1964 Mr. Max Maramis – Jakarta
5. 1964-1967 Letkol Junus Samosir – Jakarta
6. 1967-1975 Mayjen Dr. Azis Saleh – Jakarta
7. 1975-1979 Drs. Soemantri – Jakarta
8. 1979-1982 Djokomoeljo Mangoenprawiro, SH, APU – Jakarta
9. 1982-1985 Letjen Wahono – Jakarta
10. 1985-1990 Prof. DR. Mochtar Kusumaatmadja, SH _ Jakarta
11. 1990-1994 Muhamad (Bob) Hasan – Jakarta
12. 1994-1998 Ir. Akbar Tandjung – Jakarta
13. 1999-2003 Machnan R. Kamaludin – Jakarta
14. 2003-2004 J. Geovanie – Jakarta
15. 2004-2009 Eddie Widiono – Jakarta
16. 2009-2013 Hashim Djojohadikusumo – Jakarta
17. 2013-2017 Hashim Djojohadikusumo – Jakarta

Source :https://pecaturjogja.wordpress.com/2009/11/30/sejarah-singkat-percasi/

Minggu, 18 Januari 2015

Orang Tua Bertanya Catur Kepada Susan Polgar

14194903991724874183
Susan Polgar
Susan Polgar adalah kakak tertua dari pecatur legendaris Judit Polgar yang saat ini menjabat sebagai Direktur SPICE (Susan Polgar Institute for Chess Excellence) dan Pelatih Kepala Tim Catur Webster University USA.
Sangat sulit untuk menemukan orang seperti Susan Polgar yang mengabdikan seluruh hidupnya hanya untuk catur. Mantan Juara Dunia Wanita dan 5 kali Juara Olimpiade ini  selalu bersemangat kalau sudah berbicara tentang catur. Berikut adalah beberapa pertanyaan dari orangtua yang paling sering ditanyakan kepada Susan dan dengan senang hati ia menjawab pertanyaan-pertanyaan itu seperti dimuat di blognya (24/12). Berikut petikannya.
(1) Anak saya memulai bermain catur sekitar 6 bulan yang lalu. Dia masih pecatur pemula. Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan permainan caturnya?
Susan Polgar: Ini adalah pertanyaan yang sangat bagus. Hal yang kemudian paling penting untuk dipelajari adalah taktik dasar permainan babak tengah dan dasar-dasar permainan babak akhir. Keduanya merupakan pondasi dasar bermain catur.
Yang perlu dilakukan anak Anda  adalah memulai dengan latihan taktik dasar permainan babak tengah, seperti: Skak mat dalam satu langkah, menggarpu, mem-pin, skewer (memaksa lawan untuk melangkah), discovery (menyerang lawan sambil melindungi buah catur sendiri) dan lain-lain. Perlahan-lahan tingkat kesulitannya ditambah  dari satu langkah  ke dua langkah, kemudian tiga langkah mat dan seterusnya.
Selain itu, saya menyarankan untuk mencatat waktu yang dibutuhkan anak Anda dalam memecahkan setiap problem catur. Kemudian coba kembali ke problem yang sama 2-3 bulan kemudian dan melihat apakah ia berhasil memecahkan problem itu lebih cepat daripada yang pertama kalinya.
Jika berhasil, itu menunjukkan bahwa ia telah mampu mengenali posisi penting berikut polanya. Hal yang sama dapat dilakukan dengan permainan babak akhir. Mulailah dengan pelajaran skak mat dengan posisi: Raja dan Menteri vs Raja, Raja dan Benteng vs Raja, Raja dan dua Benteng vs Raja, Raja dan dua Gajah vs Raja, dan lain-lainnya.
1419497189110231501

Tetaplah sabar mengajari satu posisi satu persatu. Jangan langsung berharap dia bisa menyelesaikan semua problem itu saat pertama kali dilihatnya. Buatlah permainan ini menarik dan menyenangkan. Memujinya untuk apa yang dilakukannya dengan baik dan memberinya dorongan jika dia membuat kesalahan. Semoga berhasil!

(2) Apakah baik seorang anak terlalu banyak bermain Blitz?
Susan Polgar: Ya dan tidak. Blitz (Catur Kilat)  baik tetapi hanya dengan pengawasan. Ada plus dan minus ketika bermain Blitz. Beberapa hal-hal baik, mereka bisa bermain lebih banyak dan mendapatkan lebih banyak pengalaman. Hal ini juga membantu mereka untuk berpikir dan bereaksi lebih cepat.
Hal negatif yang mereka dapat adalah ketika mengikuti kebiasaan buruk di Blitz dan menerapkannya dalam permainan catur biasa. Rekomendasi saya bermain blitz adalah sekitar 25-30% dari kegiatan catur mereka.

(3) Usia berapa sebaiknya seorang anak mulai bermain catur?
Susan Polgar: Ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan. Menurut pendapat saya, usia terbaik di mana saja adalah antara 4-6 tahun, tergantung pada si anak. Beberapa anak yang lebih cepat dewasa dapat memulai diusia 4 tahun. Beberapa anak akan lebih baik belajar pada usia 5 atau 6 tahun. Anak-anak saya belajar catur sebelum mereka berusia 5 tahun.
Namun, mereka tentu saja tidak serta merta menjadi pemain catur sampai berbulan-bulan kemudian. Tidak perduli apakah anak itu berusia 4, 5 atau 6 tahun. Anda harus membuat catur menyenangkan, menarik dan memotivasi anak-anak. Itulah hal yang paling penting. Jika mereka tidak menikmatinya, mereka akan segera meninggalkan catur.

(4) Anak saya berumur 7 tahun dan ratingnya sekitar 1.000. Apa pembukaan yang baik baginya untuk dipelajari?
Susan Polgar: Saya bukan penggemar berat yang menghabiskan banyak waktu untuk mengajari pembukaan bagi seorang pecatur pemula. Menurut pendapat saya, seseorang tidak harus membuang waktu untuk belajar pembukaan sampai setidaknya mereka punya rating 1800 atau di atasnya.
Saya selalu mencoba untuk lebih fokus dalam permainan babak tengah dan babak akhir. Saya merekomendasikan untuk memilih pembukaan yang tidak memerlukan banyak waktu menghapal jalur atau teori-teori baru. Mempelajari pembukaan King’s Indian Attack atau The Colle System mungkin lebih ideal.
(5) Apakah Anda merekomendasikan anak bermain di internet? Dapatkah Anda memberitahu server catur yang baik di internet?
Susan Polgar: Tentu. Saya pikir internet bisa sangat membantu. Namun, orang tua harus terus memonitor lingkungannya. Ada banyak server yang baik di luar sana. Masing-masing memiliki plus dan minus. Beberapa server terkenal antara lain: www.SimpleChess.com, www.ChessClub.com, www.PlayChess.com, www.Chess.com.

(6) Saya punya dua anak yang bermain catur di rumah. Saya dan istri tidak begitu ahli bermain catur. Dapatkah software catur membantu anak-anak saya?
Susan Polgar: Tentu saja! Ini adalah hal terbaik bagi catur di abad ke-21. Ada banyak perangkat lunak catur di luar sana yang dapat memainkan level rating 2600-3100. Itu sama seperti Anda memiliki seorang grandmaster di rumah.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Program catur tidak memahami posisi tertentu dengan sangat baik meskipun mereka hampir sempurna dalam hal taktik dan kombinasi. Oleh karena itu, Anda perlu mencari pelatih lokal yang berkualitas ketika anak Anda sudah mencapai tingkat tertentu dalam permainan catur.

(7) Apa software catur yang Anda rekomendasikan? Stockfish, Komodo, atau Houdini?
Susan Polgar: Sejujurnya, Anda tidak akan dapat menemukan perbedaan diantara mereka, terutama bagi pemain catur amatir atau hobi. Yang terkuat sekarang adalah Houdini, Stockfish, dan Komodo. Salah satu dari mereka dapat menjadi mitra bermain catur yang bagus.

(8) Dapatkah Anda merekomendasikan buku-buku yang baik untuk belajar taktik bermain catur?
Susan Polgar: Ini sebenarnya tergantung tingkat pemain. Untuk pemula, saya sarankan World Champion’s Guide to Chess. Buku ini menjelaskan hampir semua motif penting permainan taktis.
14195954891888905310


Yang berikutnya adalah Chess Tactics for Champions. Saya menulis kedua buku ini berdasarkan pengalaman pribadi bermain dan mengajar catur selama lebih dari 30 tahun. Harganya juga sangat terjangkau, masing-masing hanya 18 dollar.
1419595696121342294


(9) Apakah saya dapat mengikut sertakan putri saya dalam turnamen catur terbuka atau hanya hanya dalam turnamen catur antar putri?
Susan Polgar: Tentu. Jika putri Anda tidak terintimidasi bermain melawan anak laki-laki seusianya atau sedikit lebih tua, biarkan dia bermain di kedua turnamen itu. Tetapi jika dia memiliki masalah kepercayaan diri, cukup sertakan dia dalam turnamen antar putri agar dia merasa lebih nyaman dengan lingkungannya.

(10) Bagaimana cara memulai sebuah klub catur sekolah di daerah saya?
Susan Polgar: Ini adalah pertanyaan yang sangat bagus. Anda dapat menghubungi sekolah Anda untuk melihat kemungkinan apakah Anda dapat memiliki klub catur di sekolah.
Ini yang banyak dilakukan oleh orangtua. Kegiatannya dapat dilakukan di kantin atau perpustakaan sepulang sekolah. Beberapa orangtua memulai klub catur sekolah di sebuah kafe, restoran atau di toko buku lokal. Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda dapat mengirimkan saya email pribadi. Saya mungkin bisa memberi lebih banyak ide.

Sumber: Susan Polgar Global Chess Daily News
Photo: Susan Polgar FB

FIDE CALENDER 2015

Seputar Tentang Catur

The “classical” World Chess Championship matches (1886-2012)

The “classical” World Chess Championship matches (1886-2012)